Pemerintah pusat mentargetkan peletakan batu pertama (ground breaking) Pelabuhan Tanjung Carat di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dapat dilakukan pada akhir 2021.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru di Palembang, mengatakan bahwa pemerintah provinsi sudah mendapatkan dukungan tersebut dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa untuk dimulainya pembangunan pelabuhan tersebut.
“Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat ini memang sangat diharapkan karena hingga kini Sumsel belum memiliki pelabuhan laut dalam,” katanya, dikutip dari Antara, Jumat malam.
Menurut Herman Deru, ketidakadaan pelabuhan laut dalam ini membuat Sumsel harus menjangkau pelabuhan di daerah lain untuk mengirimkan komoditas seperti karet, minyak sawit dan batubara, baik melalui jalur darat atau sungai.
Dengan adanya Pelabuhan Tanjung Carat ini maka kegiatan ekspor dapat langsung terhubung ke negara tujuan.
Bukan hanya memudahkan dalam distribusi barang, Sumsel juga dinyakini bakal menjadi daerah tujuan investasi di berbagai bidang mengingat memiliki SDA berlimpah.
Herman Deru juga menyatakan, adanya rencana pemerintah pusat untuk membangun dua pelabuhan besar sekaligus pada 2021 ini menjadi berkah tersendiri bagi Sumatera Selatan dan Maluku.
Kementerian Keuangan telah mengalokasikan dana masing-masing Rp300 miliar untuk masing-masing provinsi agar pelabuhan yang direncanakan bisa melakukan ground breaking pada akhir tahun 2021 dengan target rampung pada 2023.
“Tentunya, jika ini sudah jalan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sumsel,” ujarnya.
Sumatera Selatan yang merupakan daerah penghasil komoditas ekspor, sejak lama ingin memiliki pelabuhan laut dalam untuk menjadi feeder pengiriman barang langsung ke negara pembeli.
Semula pembangunan pelabuhan tersebut diproyeksikan di Tanjung Api-Api tapi kemudian berdasarkan analisis mendalam maka dialihkan ke Tanjung Carat meski harus mereklamasi areal seluas 2.000 hektare.
Pelabuhan ini diharapkan terintegrasi dengan Kawasan Ekonomi Khusus yang terhubung dengan akses Tol Trans Sumatera.
Selama ini kegiatan ekspor impor di Sumsel banyak dilakukan melalui pelabuhan Boom Baru Palembang. (ant/**)





























