Holding PT Pelindo I, II, III, dan IV yang direncanakan pemerintah (Kementerian BUMN) masih terus ditunggu masyarakat. Bahkan untuk konsep tersebut, Menteri BUMN Erick Tohir harus mengangkat Hambra Samal, eks Deputi Kementerian BUMN sebagai Wakil Dirut Pelindo II yang konon tugasnya hanya untuk menggolkan holding keempat perusahaan ‘plat merah’ itu.
Namun sebenarnya yang lebih dinanti oleh kalangan usaha kepelabuhanan maupun masyarakat adalah siapa yang bakal menduduki pucuk pimpinan pada holding tersebut.
Salah seorang mantan pejabat di Pelindo II yang minta namanya tak disebut, kepada Ocean Week menyatakan kalau holding keempat Pelindo kemungkinan diganti menjadi ‘Merger Pelindo’. “Saat ini masih digodok,” ujarnya singkat, di Jakarta, Minggu malam.
Sumber itu juga menambahkan bahwa tidak jadi holding, namun hanya merger, seperti yang dilakukan pemerintah untuk PT Telkom.
Sementara itu, sembari menunggu bagaimana konsep sesungguhnya merger ataupun holding, tersebar ‘rumor’ siapa-siapa bakal calon memimpin di merger Pelindo tersebut.
Dari hasil kasak-kusuk Ocean Week, akhirnya memperoleh informasi, ada sejumlah nama yang mengemuka, yakni Doso Agung (saat ini Dirut Pelindo III), Dani Rusli (saat ini direktur Pelindo II), dan Dana Amin (mantan direktur Pelindo II).
Rasa penasaran terhadap kebenaran rumor itu, akhirnya membawa Ocean Week menanyakan kepada ketiganya lewat telepon selulernya.
Doso Agung saat ditanyakan soal rumor bursa bakal calon tersebut, hanya menjawab lebih baik di Pelindo III. “Mending di Pelindo 3 deh, banyak yang bisa ke Pelindo II kok,” jawabnya lewat WA, sembari ketawa.
Sedangkan Dana Amin, dengan tegas mengatakan kalau rumor itu adalah berita hoax. “Aku sudah expired,” ungkapnya juga sambil ketawa.
Dani Rusli yang juga dihubungi lewat WA, hingga berita ini diturunkan, belum memberi jawaban.
Tetapi, dari rumor ketiga bursa bakal calon tersebut, menurut Sumber tadi, Doso Agung menjadi calon kuat, alasannya karena selain, dia merupakan orang yang berkarir di Pelindo, juga termasuk paling senior, dan berpengalaman memimpin Pelindo (Dirut Pelindo IV & Pelindo III).
Sedangkan Dani Rusli, kata Sumber itu, jabatan tertingginya baru menjadi direktur di Pelindo II. Sementara Dana Amin, bukan orang karir dari Pelindo, sebab dia sudah pernah lama di pelayaran, sampai akhirnya menjadi salah satu direktur pada era dirut Pelindo II dipimpin RJ Lino.
“Kita tunggu saja, siapa nanti yang pimpin merger Pelindo,” kata sumber tadi. (***)





























