PT Samudera Indonesia TBK (SMDR) membagikan deviden tunai sebesar Rp 52,4 miliar (Rp 16/lembar saham) atas pencapaian kinerja tahun 2018, yang pada itu perseroan membukukan laba US$ 7,3 juta.
Hal itu ditegaskan Bani Mulia, Direktur Pengelola SMDR, dalam pers conference usai RUPS, di Jakarta, Rabu (26/6).
“Kita putuskan membagikan deviden sebesar Rp 52,4 miliar, dan mulai 24 Juli akan dibayarkan,” kata Bani Mulia.
Bani menyatakan, dalam rangka penguatan organisasi, hasil RUPS pada hari ini (Rabu,26/6) memutuskan mengangkat Farida Helianti Sastrosatomo sebagia direktur Kepatuhan.
Jadi, direksi SMDR baru yakni, Masli Mulia (Dirut), Bani Maulana Mulia (direktur pengelola), Ridwan Hamid (direktur keuangan), dan Farida Helianti Sastroaatomo (direktur kepatuhan).
Kata Bani Mulia, untuk tahun 2019, perseroan berencana melakukan investasi sebesar US$ 180 juta yang dialokasikan untuk sektor pelabuhan (44%), pelayaran (42%), logistik (11%), dan properti 3 persen.
“Tahun ini Samudera Indonesi mentargetkan pendapatan sebesar US$ 13 juta,” ungkapnya.
Sementara itu Masli Mulia, Dirut SMDR menambakan bahwa pihaknya akan tetap fokus pada sektor industri transportasi. “Sepanjang masih ada orang dan barang, pasti perlu transportasi,” katanya.
Bani jug menegaskan, bahwa Samudera Indonesia berencana menjual dan membeli kapal. “Ada dua kapal yang akan kita jual, kemudian membeli 8 kapal,” ujarnya.
Menurut Bani, kapal yang akan dibelinya itu adalah kapal tanker. Saat ini sedang dibangun di Jepang. “Tahun 2020 kapal tanker itu didelivery kesini,” kata Bani. (***)






























