Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara tampak lengang hari Kamis (30/5) pagi ini. Tak seperti hari-hari kerja, mungkin karena hari ini libur, sehingga aktivitas truk-truk pengangkut barang (petikemas) hampir tidak terlihat.
Biasanya, untuk masuk ke pelabuhan tersibuk di Indonesia ini, perlu waktu karena macet saat di gate pos 9. Antrean bahkan terjadang mengular hingga di jalan Yos Sudarso maupun jalan dari Cilincing. Namun, pagi ini (pukul 10.00 Wib) masuk ke pelabuhan sangat lancar. Bahkan di gate pos 9, hanya ada beberapa mobil saja yang akan masuk.
Gudang Agung Raya, CDC dan beberapa lapangan penumpukan petikemas yang biasanya sibuk dengan kegiatan, terlihat sepi.
Namun begitu, tidak halnya dengan di terminal penumpang pelabuhan Tanjung Priok. Disini sangat ramai, ratusan motor mulai memasuki area ini sudah dari pagi. Itu karena mereka akan ikut mudik gratis menggunakan kapal laut dari Priok ke Tanjung Emas Semarang yang sore ini diberangkatkan menggunakan kapal Dobonsolo milik Pelni.

Ocean Week yang pagi ini juga sudah berada di Priok untuk memantau kegiatan mudik gratis sepeda motor tersebut, melihat begitu antusiasnya para pemudik mendaftar ulang kepada petugas di tempat yang sudah disiapkan oleh penitia.
Mereka mayoritas adalah keluarga, suami istri dan satu anak yang hendak mudik di daerah Semarang dan sekitarnya. Malahan, ada salah satu pemudik hanya dengan 3 orang, tapi menggunakan dua motor.
Dari catatan yang terpampang di papan informasi, menyebutkan bahwa untuk mudik gratis sepeda motor pada tanggal 30 Mei 2019 ini, jumlah kuota tersedia 2.500 orang, tetapi jumlah pemudiknya hanya 2.244 orang. Untuk kuota motor ada 1.250 motor, tetapi jumlah motor hanya tercatat 1.044.
Sementara yang sudah check in ada 1.196 orang terdiri dari 947 dewasa, 138 anak-anak, dan 106 Balita. Ada sekitar 34 orang membatalkan keberangkatannya. Namun ada pula yang hari ini mendaftar langsung sebanyak 26 orang, dan motor 12 unit.
Sedangkan untuk mudik gratis sepeda motor pada tanggal 1 Juni 2019, kuota tersedia adalah 2.500 orang, jumlah pemudik hanya 2.198 orang, sehingga tersisa 304 orang, jumlah motor ada 995, sedangkan yang check in masih 0.
Begitu pula untuk tanggal 3 Juni 2019, kuota tersedia 2.500 orang, motor 987 unit. Jumlah pendaftar tercatat 2.098 orang, tersisa kuota 402 orang, yang sudah check in 0, termasuk motor masih 0.
Padahal, Kemenhub untuk mudik gratis sepeda motor tahun 2019 ini, menyiapkan total kuota 6.464 orang, motor 2.996 unit, namun, yang check in baru 1.250 orang, begitu pula motor yang check in baru 572 motor.
Salah satu Kasubdit Ditjen Hubla, Sukirno kepada Ocean Week menyatakan bahwa animo mudik gratis sepeda motor dari Tanjung Priok tujuan Semarang, sangatlah tinggi. “Tadinya kami (Kemenhub) hanya menyiapkan dua kali keberangkatan, tapi karena permintaan masyarakat membludak, akhirnya kami tambah satu jadwal lagi. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat yang hendak merayakan Lebaran di kampung halamannya,” ujarnya di Tanjung Priok, Kamis ini.
Untuk diketahui, bahwa Mudik Gratis sepedan motor pada tanggal 30 Mei 2019 ini, akan dilepas oleh Dirjen Hubla Agus Purnomo, dengan kapal Dobonsolo, pada pukul 15.00 Wib dari dermaga terminal penumpang Tanjung Priok. (***)






























