Menteri BUMN Rini Soemarno menyatakan selama empat tahun terakhir banyak capaian positif yang dilakukan oleh perusahaan plat merah. Meski begitu, Rini minta agar tidak membuat perusahaan-perusahaan tersebut berbesar hati.
Rini juga menekankan kepada direksi dan komisaris perusahaan BUMN untuk mendorong pembangunan infrastruktur dalam rangka menyiapkan Indonesia menuju industrialisasi 4.0.
“Tidak ada investor mau membawa modalnya ke Indonesia kalau listrik tidak siap, jalan tidak jelas, pelabuhan tidak siap. Ini semua kami siapkan,” kata Rini usai Rapat Koordinasi BUMN 2019 di Balai Sidang Jakarta Convention Center, Jakarta.
Rini mengatakan pemerintah telah menekankan bahwa BUMN harus mendorong pembangunan infrastruktur di jalan, bandara, pelabuhan, telekomunikasi, dan kelistrikan. Hal itu untuk menyiapkan Indonesia menjadi bagian industrialisasi 4.0.
“Memang masih harus diperbaiki dan ini ditekankan kepada direksi dan komisaris untuk lebih baik,” ujarnya.
Dia mencontohkan BUMN telah berperan untuk peningkatan konektivitas bandar udara yang telah mencapai 232 juta penumpang. Di sektor konektivitas laut, dwelling time mengalami penurunan dari 8 hari menjadi 3 hari.
Tujuan dilakukannya rapat koordinasi disebut bukan untuk membesarkan pencapaian yang telah diraih oleh BUMN selama periode 2015—2018. Tetapi, Kementerian BUMN ingin melecut perseroan pelat merah untuk melangkah lebih jauh. “Ke depan harus lebih baik karena kompetisi akan makin berat,” kata Rini. (***)





























