Pemerintah Indonesia tengah menggodok pembentukan tujuh pelabuhan untuk dijadikan pelabuhan hub internasional yang diharapkan bisa mengurangi dominasi Singapura. Ketujuh pelabuhan tersebut adalah Tanjung Priok, Kuala Tanjung, Kijing, Bitung, Tanjung Perak, Makassar dan Sorong.
“Pelabuhan-pelabuhan itu direncanakan akan jadi jaringan pelabuhan terpadu yang terintegrasi dengan kawasan industri. Kita ingin mengurangi dominasi Singapura yang selama ini menjadi hub-nya. Nah kalau bisa hub yang selama ini tergantung Singapura itu bisa dipindahkan ke pelabuhan-pelabuhan di Indonesia,” kata Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, usai rapat tentang tol laut, di Kantor Menko Maritim, Jakarta, Jumat (15/2).
Tujuh pelabuhan ini, lanjut dia, akan terintegrasi mulai dari Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara hingga pelabuhan Sorong.
Bambang Brodjonegoro menambahkan integrasi pelabuhan-pelabuhan itu dengan kawasan industri ini juga mempertimbangkan konektivitas yang ada seperti kereta, jalan tol dan jalan raya yang memadai. Dengan demikian, industri-industri dalam negeri bisa dengan mudah mengirimkan barang melalui pelabuhan terdekat.
Sementara itu, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Pandjaitan menyatakan, saat ini sedang dilakukan kajian. “Kajiannya akan difinalkan dan hub paling besar Jakarta. Semua internasional. Saya lagi minta kajian angka-angkanya,” ungkapnya.
Menurut Luhut, pemerintah tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai payung hukum rencana pengembangan hub port ini. “Tak hanya itu, pemerintah melalui Bappenas akan menyiapkan berbagai insentif agar tarif pelayanan di Pelabuhan bisa menjadi lebih murah. Harus dong ada insentif. Justru itu lagi saya suruh dikaji detailnya oleh Bappenas. Kita lihat beberapa waktu ke depan. Kita akan bicara lagi,” katanya. (mc/**)





























