• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sunday, April 19, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

  • Port
    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Danantara Kunjungi Teluk Bayur, Dukung Penataan Pelabuhan Muaro Padang

    Danantara Kunjungi Teluk Bayur, Dukung Penataan Pelabuhan Muaro Padang

    Batu Ampar Bertransformasi Jadi Pelabuhan Modern

    Batu Ampar Bertransformasi Jadi Pelabuhan Modern

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

  • Port
    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Danantara Kunjungi Teluk Bayur, Dukung Penataan Pelabuhan Muaro Padang

    Danantara Kunjungi Teluk Bayur, Dukung Penataan Pelabuhan Muaro Padang

    Batu Ampar Bertransformasi Jadi Pelabuhan Modern

    Batu Ampar Bertransformasi Jadi Pelabuhan Modern

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Perlu Evaluasi, Apa Kabar Tol Laut..

ocean_M.admin by ocean_M.admin
January 18, 2018
in Berita Lain
341
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tiga tahun berjalan sejak diluncurkan program tol laut tahun 2015 lalu, masih banyak yang perlu disempurnakan. Sudahkah tol laut benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, benarkah dengan tol laut harga kebutuhan pokok (barang) juga tak lagi mahal, dan sudahkah tak ada lagi disparitas harga antara barang di pulau Jawa dengan wilayah Indonesia lainnya.

Pertanyaan seperti itulah yang sering mengemuka, karena jika suara datang dari pemerintah, pasti selalu positif, bahkan pemerintah mengklaim tol laut sudah berhasil menurunkan cost logistik. Sebaliknya, kalau statement datang dari kalangan masyarakat, komentarnya beragam. Ada yang bilang sudah baik, tapi ada pula yang menyatakan masih saja sama, harga tidak juga turun.

Karena itu, pemerintah perlu mengevaluasi program tol laut. Sebab, jangan sampai niat baik dari pemerintahan Jokowi yang berharap agar tak terjadi kesenjangan harga komoditi 9 bahan pokok ini justru tak banyak memberi manfaat bagi masyarakat di pelosok tanah air, khususya mereka yang tinggal di pinggiran daerah Indonesia bagian Timur.

Ratusan miliar rupiah yang dikucurkan pemerintah untuk menunjang suksesnya program tol laut ini, hanya dinikmati oleh para oknum tengkulak (pedagang) bukan rakyat, maupun pengusaha transportasi laut.

Padahal, pemerintah di tahun 2018, sudah merencanakan menambah rute tol laut dari 13 trayek menjadi 18 rute. Anggaran subsidi yang konon akan diguyurkan untuk tol laut mencapai Rp 447 miliar. Tidak hanya itu, untuk menunjang kelancaran tol laut, pemerintah (Kemenhub) membangun kapal perintis untuk container kapasitas 100 TEUs sebanyak 15 unit.

Ketika tol laut ditanyakan kepada Witono Suprapto, Wakil Katua Umum 1 DPP INSA, membenarkan kalau di 2018, Kemenhub akan menambah rute tol laut dengan melibatkan swasta melalui sistem lelang.

“Namun karena beberapa rute menggunakan armada swasta dengan mekamisme hub spoke, maka diperlukan payung hukum untuk subsidi kontainer. Karena belum selesai payung hukumnya, maka untuk sementara tol laut jalan dulu dengan penugasan,” ungkap Witono, Kamis pagi (18/1).

DPP INSA, tambahnya, selalu melakukan koordinasi dengan regulator (Kemenhub) untuk terus bersinergi pada program tol laut ini.

Meski begitu, rencana baik pemerintah kedepan boleh-boleh saja, tapi evaluasi terhadap program tol laut yang sudah berjalan juga sangat penting. Misalnya, bagaimana kelangsungan kontrak terhadap rute-rute tol laut itu. Sebab, masyarakat di beberapa wilayah sempat berteriak, kapal tol laut tak lagi masuk.

Kapal Motor (KM) El no. 3 misalnya, selama ini melayari Sebatik dan Nunukan mengangkut komoditi kebutuhan masyarakat disitu tak lagi beroperasi atau masuk lagi terhitung sejak awal Januari 2018, sehingga perdagangan masyarakat yang biasanya mengirim dan menganbil barang dari Surabaya-Sebatik atau sebaliknya terhenti. Mereka harus mengambil alternative menggunakan moda transportasi kapal non tol laut, dan itu biayanya jauh lebih mahal.

Kepala Bidang Dalam Negeri Dinas Perdagangan Nunukan, Hasan Basri berujar, bahwa kapal tol laut tak lagi beroperasi untuk saat ini. Sebab sesuai kontrak kerjasama dengan Kemenhub RI, masa berlayar kapal hanya sampai Desember 2017. Sementara kontrak di 2018 belum diketahui kapan dimulai kembali kapal tol laut itu dapat berlayar. Hal itu pula yang pernah terjadi pada kapal tol laut pengangkut sapi dari NTT.

Ada lagi kapal tol laut yang sejak Juli 2017 masuk ke pelabuhan Murhum Bau-bau, Sulawesi Tenggara tak akan masuk pada 2018 ini. Kapal tol laut yang selama ini ditangani pelayaran Teman Line itu, infonya hanya akan masuk ke Wanci Kabupaten Wakatobi.

Kapal tol laut ke Bau-bau itu masuk pada trayek R6 melintasi Surabaya-Bau-bau-Manokwari (PP). Jadi kalau toh kapal Temas Line masih masuk kesana, itu bukan lagi program tol laut, melainkan murni bisnis.

Masalah-masalah seperti itulah yang penting diperhatikan pemerintah (Kemenhub), mengingat masuknya kapal tol laut ke wilayah pelosok tanah air sudah menjadi kebutuhan dan memberi manfaat bagi masyarakat di berbagai wilayah tersebut.

Selama ini isyu yang terus bergulir kurang berminatnya swasta ikut dalam program tol laut, karena tidak seimbangnya angkutan balik. Tol laut itupun akhirnya banyak mengandalkan PT Pelni karena penugasan, sehingga mau nggak mau harus melaksanakan.

Malah, kata Harry Boediarto, Direktur Angkutan Barang dan Logistik PT Pelni, perseroan membeli 6 kapal lagi untuk melayani trayek tol laut tersebut, dengan anggaran ratusan miliar rupiah yang mesti dikeluarkan dari sumber dana PMN (penyertaan modal Negara).

Untuk diketahui bahwa Pelni mendapat penugasan tol laut ke rute T-3, T-5, T-6, T-9, T-11, T-12, dan T-13, selebihnya dilaksanakan oleh perusahaan pelayaran swasta.

Kita semua perlu mengingatkan, sebelum pemerintah (Kemenub) menggulirkan penambahan trayek baru di 2018 ini, sebaiknya semua problem yang menyangkut program tol laut diselesaikan terlebih dulu, sehingga anggaran ratusan miliar rupiah sebagai dana subsidi tidak sia-sia, dan masyarakat benar-benar memperoleh manfaat dari program ini.

Berikut rute tol laut utama 2018:

1. T1: Teluk Bayur – P. Nias (Gunung Sitoli) – Mentawai (Sikakap) – P. Enggano – Teluk Bayur
2. T2: Tanjung Priok – Tanjung Batu – Blinyu – Tarempa – Natuna (Selat Lampa) – Tanjung Priok
3. T3: Tanjung Perak – Belang-belang – Sangatta – Nunukan – Pulau Sebatik (Sungai Nyamuk) – Tanjung Perak
4. T4: Tanjung Perak – Makassar – Tahuna – Tanjung Perak
5. T5: Tahuna – Kahakitang – Buhias – Tagulandang – Biaro – Lirung – Melangoane – Kakorotan – Miangas – Marore – Tahuna
6. T6: Tobelo – Maba – P. Gebe – Obi – Sanana – Tobelo
7. T7: Tanjung Perak – Tidore – Morotai – Tanjung Perak
8. T8: Tanjung Perak – Wanci – Namlea – Tanjung Perak
9. T9: Biak – Oransbari – Waren – Sarmi – Biak
10. T10: Tanjung Perak – Nabire – Serui – Wasior – Tanjung Perak
11. T11: Tanjung Perak – Fakfak – Kaimana – Tanjung Perak
12. T12: Tanjung Perak – Timika – Agats – Merauke – Tanjung Perak
13. T13: Tanjung Perak – Saumlaki – Dobo – Tanjung Perak
14. T14: Tanjung Perak – Kalabahi – Moa – Rote (Ba’a) – Sabu (Biu) – Tanjung Perak
15. T15: Tanjung Perak – Larantuka – Adonara (Terong) – Lewoleba – Tanjung Perak

 

Previous Post

BICT

Next Post

JICT

Next Post

JICT

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6288 shares
    Share 2515 Tweet 1572
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5452 shares
    Share 2181 Tweet 1363
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4537 shares
    Share 1815 Tweet 1134
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4219 shares
    Share 1688 Tweet 1055
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3902 shares
    Share 1561 Tweet 976

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

Bongkar Muat Terlambat, Fasilitas Pelabuhan Dobo Terbatas

Bongkar Muat Terlambat, Fasilitas Pelabuhan Dobo Terbatas

April 19, 2026
Evaluasi Angkutan Lebaran Bali, Kemenhub Dorong Optimalisasi Buffer Zone & Pelabuhan Alternatif

Evaluasi Angkutan Lebaran Bali, Kemenhub Dorong Optimalisasi Buffer Zone & Pelabuhan Alternatif

April 17, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.