PT Pelabuhan Indonesia I (Pelindo) terus melakukan berbagai pembangunan, baik fasilitas, sistem, IT, maupun SDM-nya. Hasilnya, produktivitas pun terkerek positif. Terbukti hingga triwulan III bertumbuh mencapai 32,46 %.
Bahkan khusus di BICT, juga terjadi peningkatan, baik kunjungan kapal ataupun bongkar muat kontainer ekspor impor. Misalnya, produksi bongkar muat petikemas ekspor impor, jika di tahun 2016 tercatat 365.237 box atau 463.464 TEUs, meningkat menjadi 375.378 box atau 475.363 TEUs di 2017 hingga November.
Sedangkan arus kunjungan kapal pada tahun 2016 mencapai 534 call, dan tahun 2017 hingg November baru tercatat 493 call.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Pelindo 1, Iman A. Sulaiman menjelaskan hal tersebut tercermin dari peningkatan trafik kunjungan kapal Pelindo 1 baik dalam call maupun GT (Gross Tonage).
“Volume bongkar muat Pelindo I menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga triwulan III tahun 2017, tumbuh hingga 32,46 persen,” kata Iman.
Menurut Iman, volume bongkar muat peti kemas juga menujukkan peningkatan. Realisasi bongkar muat peti kemas selama triwulan III tahun 2017 mencapai 688.781 box, atau tumbuh 0,88 persen dibanding tahun 2016 lalu.
Sementara pada kegiatan antar pulau pun menunjukkan trend membaik. Misalnya komoditi kayu dan batu bara. Peningkatan juga terjadi pada kegiatan impor pupuk curah, minyak sawit, gandum, gula pasir dan besi. (rat/**)
Iman menjelaskan, peningkatan angka realisasi bongkar muat yang cukup signifikan ini disebabkan peningkatan kegiatan bongkar muat berbagai komoditas.



























