Kelebihan kapasitas pengiriman Kontainer diperkirakan akan meningkat dua kali lipat pada tahun 2025.
Pengiriman kapal baru pada tahun 2025 akan melipatgandakan kapasitas yang ada bahkan setelah terjadi penyerapan kapasitas setelah pengalihan Laut Merah, menurut pialang kapal Braemar.
Dalam laporan pasar terbarunya, seperti dilaporkan Seatrade Maritime News dari Inggris, Braemar mengatakan bahwa mereka memperkirakan kelebihan kapasitas pada tahun 2024 akan mencapai 12-13 persen pada tahun ini, naik dari sekitar sembilan persen pada tahun 2023, namun pengalihan Laut Merah dengan cepat membatalkan proyeksi tersebut.
“Pada tahun 2024, kelebihan kapasitas dapat ditekan secara signifikan, meskipun terdapat pertumbuhan armada yang signifikan. Kami memperkirakan kelebihan kapasitas kapal pada tahun 2024 akan berada di kisaran 3-4 persen,” kata laporan Braemar.
“Meskipun terdapat kelebihan kapasitas, tingkat kelebihan kapasitas yang tinggi Ketidakpastian seputar transit Tanjung Harapan telah mendorong lonjakan investasi pembangunan baru pada tahun 2024,” katanya lagi.
Pada tahun 2025, pengiriman kapal-kapal baru akan kembali meningkatkan kelebihan kapasitas, kata Braemar, meskipun memungkinkan untuk menghindari Laut Merah, kelebihan pasokan diperkirakan akan meningkat dari 3-4 persen pada tahun 2024 menjadi 7-8 persen pada tahun 2025.
Perkiraan jumlah kapasitas sebenarnya yang ditetapkan untuk dikirimkan bervariasi, namun menurut analis Dynamar Darron Wadey menyebutkan jumlahnya sekitar 220 kapal yang dijadwalkan akan dikirimkan dengan total sekitar 1,9 juta TEU, mewakili tingkat pertumbuhan kapal sebesar tiga persen, namun kapasitasnya melebihi 1,9 juta TEU.
“Tidak mungkin permintaan akan tumbuh pada tingkat yang sama dengan kapasitas enam persen,” kata Wadey.
Consultancy MDS Transmodal telah menghitung armada saat ini berjumlah 29.483.380 TEU, dengan sekitar 1.817.706 TEU akan dikirimkan tahun depan.
Namun, MDS juga menghitung bahwa lebih dari 3 juta TEU akan berusia 20 tahun atau lebih pada akhir tahun 2024.
Menurut Braemar, 100 kapal yang dijadwalkan untuk dikirimkan berada di sektor neo-Panamax, dengan kapasitas 14.000-18.000 TEU, sementara 75 kapal lainnya dengan kapasitas antara 7.500 dan 10.000 TEU merupakan sebagian besar pengiriman yang diharapkan.
Sebanyak 44 kapal besar lainnya, dengan kapasitas lebih dari 18,000 TEU sedang dipesan, dengan 31 kapal di sektor 10,000-14,000 TEU.
Fleksibilitas tampaknya menjadi kekuatan pendorong utama kedatangan kapal dari galangan kapal tahun depan, mungkin mencerminkan ketidakpastian di pasar, kata repo tersebut. (**/scn)





























