Pelabuhan Antwerp-Bruges di Belgia melaporkan adanya penurunan volume dalam sembilan bulan tahunan sebesar 6,8 persen, karena kondisi geopolitik dan ekonomi yang tidak stabil yang berdampak negatif pada lalu lintas peti kemas.
Seperti diketahui bahwa Antwerp-Bruges menangani 9,5 juta TEU pada periode Januari hingga September, meningkatkan pangsa pasarnya di antara pelabuhan-pelabuhan di wilayah utara sebesar satu poin persentase menjadi 30,6 persen.
Namun angka volume tersebut turun dari 8,8 juta TEU pada periode tahun lalu. Hanya ada sedikit tanda-tanda perbaikan dalam volume impor Eropa Utara dari Asia, dengan angka terbaru dari Container Trades Statistics (CTS) menunjukkan volume headhaul dari bulan Januari hingga Agustus tetap pada angka 10,6 juta TEU.
Penurunan volume di pelabuhan terbesar kedua di Eropa, setelah Rotterdam, mencerminkan penurunan serupa di pelabuhan pesaingnya yang lebih besar, yang melaporkan pertumbuhan negatif selama tiga kuartal berturut-turut pada minggu ini.
Jacques Vandermeiren, CEO Pelabuhan Antwerp-Bruges, mengatakan kekhawatiran ekonomi dan geopolitik telah terlihat dalam angka pelabuhan tersebut selama beberapa kuartal, dan dia memberikan penilaian yang suram untuk tahun ini dan kuartal terakhir.
“Indikatornya belum menunjukkan perbaikan apa pun dalam waktu dekat, dan arus peti kemas masih akan terkena dampak pada kuartal keempat karena pembatalan pelayaran dari Timur Jauh,” ujarnya.
“Meskipun produksi kami turun kurang dari rata-rata di kisaran Hamburg-Le Havre dan kami memperoleh pangsa pasar, kami harus menghadapi kenyataan bahwa tahun 2023 bukanlah tahun terbaik,” katanya.
Pelabuhan Antwerpen-Bruges (BEANR) terletak di Flanders, di kota Antwerpen, pusat kota terpadat di Belgia. Karena letaknya yang strategis di tengah barat laut Eropa, pelabuhan ini menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar Eropa lainnya dan pelabuhan-pelabuhan di berbagai benua (800 tujuan). Pelabuhan ini bisa menerima kapal yang membawa lebih dari 20.000 TEU setiap minggunya.
Pelabuhan ini dimiliki dan dikelola oleh Otoritas Pelabuhan Antwerpen, dan terminalnya dioperasikan oleh berbagai perusahaan swasta. Sekitar 3,7% penduduk Belgia mempunyai pekerjaan berkat pelabuhan. (**/scn)






























