PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) menjadi anak usaha Pelindo II kedua yang bakal melantai di bursa saham pada 2018 mendatang, setelah PT Jasa Armada Indonesia (JAI) yang pada 22 Desember 2017 nanti resmi tercatat sebagai perusahaan publik di bursa saham.
“Tahun 2018, IKT menjadi anak usaha PT Pelindo II yang akan Go Public,” kata Iman Rachman, Direktur Keuangan PT Pelindo II pada acara Customer Award 2017 PT IKT, di Jakarta, Rabu (13/12) malam.
Menurut Iman, dana dari IPO (Initial Public Offering) akan dipergunakan untuk pengembangan dari terminalnya. “Itu komitmen kami sebagai pemegang saham,” ucapnya lagi.
Sebelumnya, ungkap Iman, PT JAI sudah melakukan penawaran umum perdana (IPO), beberapa waktu lalu.
Kata Iman, Pelindo II menargetkan dari kedua anak usaha itu dapat meraih total kapitalisasi pasar (market cap) sebesar Rp 4 triliun.

Beberapa waktu lalu, Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya, menyatakan, pihaknya berniat melepas 30 persen saham kepada publik untuk rencana penawaran umum perdana PT IKT dan PTP pada 2018. Meski sejauh ini memilih mengutamakan investor yang berada di pasar modal, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk menggandeng mitra strategis masuk di saat kedua anak usaha IPO.
“Cuma hingga saat ini, tampaknya kami masih fokus kepada publik ya. Namun kalau berkaca kepada hasil IPO dari PT Jasa Armada Indonesia (JAI), memang mayoritas peminatnya adalah perusahaan institusi baik lokal maupun luar negeri,” ujar Elvyn.
Perihal IPO dari JAI, Elvyn mengungkapkan, anak usaha perseroan itu penawaran sahamnya oversubscribe mendekati dua kali.
Menurut Elvyn, sejauh ini hasil IPO dari JAI cukup memuaskan.
Sementara saat due diligence meeting dan paparan publik sebelum bookbuilding IPO, Manajemen JAI membidik dana IPO berkisar Rp 566,79 – 924,31 miliar. Sebab anak usaha Pelindo II ini memasang harga pelaksanaan dalam rentang Rp 325 sampai Rp 530 per saham, dengan rencana penerbitan saham baru sebanyak 1.743.987.600 unit atau setara dengan porsi publik 30 persen.
Penghargaan
Pada kesempatan Customer Award tersebut, pihak IKT telah memberikan berbagai penghargaan berbagai kategori kepada para mitra kerja strategisnya. Misalnya kepada PT Toyota Motor Manufacturing, PT Hitachi, PT Hino Motor, PT Suzuki Indomobil, PT Daya Kobelco, PT Volvo Indonesia.
Penghargaan juga diberikan kepada PT Agung Transina Raya, PT Pelayaran Nusantara Sejati, PT Toyofuji Shipping, PT NYK Line Indonesia, PT Esternindo Carmitra Lintas. Untuk perorangan, ada dua tokoh yang memperoleh yakni Oentoro Surya dari PT Jagad Zamrud Khatulistiwa dan DR Alim Markus.
Sementara untuk kategori asosasi, penghargaan diberikan kepada DPC INSA Jaya, DPW ALFI Jakarta, Organda Jakarta, Aptrindo Jakarta, DPW APBMI Jakarta, DPD GINSI Jakarta, kemudian DPP INSA, DPP APBMI, dan DPP ALFI.
Untuk kategori media, Ocean Week termasuk salah satu yang memperoleh penghargaan, selain Bisnis Indonesia, Busines News, dan Warta Indonesia.
Acara tersebut juga diisi oleh hiburan band legendaris Indonesia KLA Project. (***)




























