Pelabuhan Pangkal Balam saat ini sedang sepi kegiatan, akibat pasang surut air dari dan ke pelabuhan.
Informasi yang diperoleh Ocean Week menyebutkan bahwa alur pelabuhan akan kembali normal mulai hari Sabtu mendatang (14/2/2026).
“Kapal belum tiba karena sengaja tunggu air pasang di tanggal 14 Februari 2026. Jadi mereka sudah tau infonya, sehingga baru setelah itu mereka datang dan berkegiatan di pelabuhan Pangkalbalam lagi,” ujar Eko Supriyadi, Ketua DPC INSA Bangka kepada Ocean Week, Senin pagi.
Menurut Eko, saat ini ada dua kapal yakni Vidi 1 dan Intan 71 sedang melakukan kegiatan bongkar. Sementara ada tiga kapal mengantre yakni Fukujin, TBI Jaya dan Intan 81.
Eko juga menyampaikan bahwa kapal di pelabuhan Pangkalbalam sepi karena air lagi surut. “Jadi sampai tanggal 14 Februari air baru pasang,” ujarnya.
Kata Eko, air surut hampir setiap bulan terjadi, tapi kali agak parah. Dia berharap alur pelayaran dapat segera dikeruk, agar keluar masuk kapal tak lagi bergantung pada pasang surut air. (***)






























