Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) menandatangani
Memorandum of Understanding (MoU) dengan Maritime Anti-Corruption Network (MACN), di Jakarta, Kamis (12/1/2026).
MoU ini dilakukan sebagai langkah strategis memperkuat promosi integritas dan aksi kolektif sektor publik–swasta
di industri kepelabuhanan Indonesia.
Penandatanganan dihadiri oleh Martin Benderson (Chief Partnership Officer), Martin Stene (Lead Southeast Asia & Americas), dan Rizal Hadi (Senior Advisor MACN Indonesia), serta jajaran
pengurus DPP dan DPD ABUPI.
Menurut Ketua Umum ABUPI Liana Trisnawati, integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan keberlanjutan sektor pelabuhan.
“Without integrity, there is no trust. And without trust, there is no sustainable growth,” ujar Liana.

Sementara itu, Chief Partnership Officer MACN, Martin Benderson, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan tonggak penting dalam upaya bersama membangun lingkungan bisnis maritim yang berintegritas dan transparan.
“This MoU represents a significant milestone in our collective efforts to enhance integrity and foster a transparent business environment that benefits all stakeholders in the Indonesian maritime sector,” kata Martin Benderson.
Liana menambahkan bahwa melalui MoU ini, kedua pihak sepakat mendorong peningkatan kesadaran anti-korupsi, pelatihan dan edukasi, serta penguatan kolaborasi publik–swasta guna menciptakan sektor pelabuhan yang lebih transparan dan terpercaya.
Seperti diketahui bahwa ABUPI merupakan asosiasi yang beranggotakan banyak BUP khususnya swasta di seluruh Indonesia. (***)






























