KSOP Kelas III Sampit bersama Polres Kotawaringin Timur menggelar kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial dalam rangka memperingati Hari Buruh 2026, pada Jumat (1/5/2026), bertempat di di Dermaga Habaring Hurung Sampit.
Hadir pada Kegiatan ini, antara lain dari Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Kalimantan Tengah, Dinas
Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kotawaringin Timur, Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kepolisian Resor Kotawaringin Timur, Komando Distrik Militer 1015/Sampit, Balai Karantina
Kesehatan Kelas II Sampit, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sampit, Kantor Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Sampit, Satuan Intelijen dan Keamanan Polres Kotawaringin Timur, Satuan Polisi Perairan Polres Kotawaringin Timur, PT Pelindo (Persero) Regional III Cabang Sampit dan Bagendang, Pejabat Struktural dan para pegawai KSOP Kelas III Sampit, para Ketua Asosiasi (APBMI, ISAA, INSA, ALFI/ILFA, PELRA), serta seluruh anggota Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) “Karya Bahari” Pelabuhan Sampit.
Kepala Kepolisian Resor Kabupaten
Kotawaringin Timur (AKBP Resky Maulana Zulkarnain) dalam sambutannya mengatakan bahwa Hari Buruh sebagai momentum perjuangan panjang kaum buruh sejak era Revolusi Industri 4.0 hingga kini memasuki era Society 5.0.
“Di Provinsi ini, seluruh kegiatan Hari Buruh dimaknai dengan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial, termasuk terpusat di Bundaran Besar Kota
Palangka Raya,” ujarnya.

Kapolres juga memperkenalkan inovasi SIDESTA (Sistem Informasi Desk Ketenagakerjaan), sebuah sistem pertama di seluruh Indonesia yang mengintegrasikan seluruh federasi dan serikat buruh dalam satu platform informasi, guna memfasilitasi komunikasi dan audiensi terkait hak-hak
pekerja.
Selain itu, beliau juga menghimbau seluruh pekerja untuk tidak terprovokasi
oleh isu-isu negatif di tengah dinamika global saat ini.
Dia berharap perusahaan maupun kalangan industri dapat mempertimbangkan peningkatan taraf hidup pekerja serta peningkatan pelayanan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan
Kelas III Sampit, Hotman Siagian menyampaikan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial merupakan
panggilan hati untuk bersama-sama melayani masyarakat sekaligus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pekerja pelabuhan sebagai ujung tombak dan garda terdepan.
Hotman juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Polri, TNI, Pemerintah Daerah, Asosiasi, instansi terkait, dan stakeholder lainnya dalam mendorong transformasi pelayanan yang cepat, transparan,
dan berbasis digital.
Dia mengingatkan seluruh Tenaga Kerja Bongkar Muat agar senantiasa memperhatikan keselamatan dan keamanan kerja melalui penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) serta memperkuat budaya K3 (Keselamatan, Keamanan, dan Kesehatan Kerja) guna meningkatkan produktivitas di era digitalisasi global.
Tingkatkan Perlindungan
Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kotawaringin Timur, Dr. Rusnah menegaskan komitmen Pemerintah untuk terus meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan para buruh, termasuk pemantauan
kepesertaan BPJS dan kondisi serikat pekerja di wilayah Kotawaringin Timur.
Dia menekankan perhatiannya kepada para pekerja di sektor perkebunan dan
berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang dan melibatkan perwakilan pekerja dari wilayah yang lebih jauh di masa mendatang.
Sedangkan Ketua Koperasi TKBM “Karya Bahari” Pelabuhan Sampit, Nurhadi menyatakan bahwa Koperasi TKBM berkomitmen untuk menjadikan hari buruh ini sebagai ajang mempererat persaudaraan dan persatuan.
Pihaknya akan terus mendukung upaya-upaya untuk peningkatan, baik
mengenai durasi waktu maupun kelancaran logistik barang di pelabuhan.
Apresiasi turut disampaikan oleh para pekerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang merasakan langsung manfaat dari kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial dalam peringatan Hari Buruh 2026 di Dermaga Habaring Hurung Sampit.
Salah satu anggota TKBM Sampit, Yandi menyampaikan terima kasih kepada Polres Kab. Kotawaringin Timur dan KSOP Kelas III Sampit atas kegiatan ini.
Dia berharap agar dukungan terhadap anggota TKBM dapat terus ditingkatkan.
Melalui kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial diharapkan dapat terus
memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas instansi demi terwujudnya pelabuhan yang aman, sehat, humanis, dan berdaya saing, guna mendukung kemajuan perekonomian Kota Sampit dan sekitarnya. (***)





























