Progres pembangunan pelabuhan di sungai Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara yang dicanangkan oleh Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata terus berlanjut. Dimana hingga saat ini progres untuk pembebasan lahan sudah diangka 85%.
Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata mengatakan, dengan progress yang terbilang cukup cepat ini dia optimis pembangunan pelabuhan di Bengkulu Utara dapat segera terwujud.
“Progres pembebasan lahan pembangunan pelabuhan sudah mencapai 85%. Semoga saja progresnya segera 100% sehigga pembangunan dapat segera dilakukan,” unkapnya.
Bupati menjelaskan kehadiran pelabuhan ini nantinya tidak hanya untuk menunjang transportasi batu bara saja. Namun juga akan membangkitkan sektor ekonomi lokal lainnya seperti untuk jalur distribusi CPO sawit, semen dan komoditas lainnya yang dapat langsung dikirim melalui pelabuhan.
Selain itu juga, dengan adanya pelabuhan dinilai dapat mengurangi volume lalu lintas truk angkutan batu yang selama ini melintasi jalur provinsi Bengkulu. Secara otomatis juga dapat mengurangi kerusakan pada badan akibat truk yang kerap melintas.
“Kalau pelabuhan ada otomatis volume lalu lintas truk angkutan batu bara akan berkurang. Dari yang biasanya menggunakan jasa angkut truk kemudian kedepannya bisa lewat laut saja,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Budi Sampurno, mengatakan terkait dengan progres pembangunan pelabuhan di sungai Ketahun oleh pihak Investor yakni PT Pelabuhan Internasional Ketahun, saat ini perizinan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang, (PKKPR) darat sudah selesai di bulan Juni 2025 lalu. Dan setelah PKKPR darat selesai dilanjutkan dengan PKKPR laut namun semuanya tergantung dari pihak investornya, karena untuk di Kabupaten kewenangnya hanya di PKKPR Darat saja.
“Izin PKKPR Darat sudah selesai pada bulan Juni kemaren ya. Selanjutnya izin PKKPR Laut tergantung dengan pihak Investor,” jelasnya
Budi Sampurno berharap pihak investor dapat segera melengkapi dokumen perizinan yang diperlukan, agar pembangunan dapat dimulai dalam waktu dekat. Sehingga kedepannya bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. (sumber rri.co.id)





























