PT Prima Pengembangan Kawasan (PPK) terus melakukan kegiatan-kegiatan untuk memenuhi program kerja.
Plt. Direktur PT Prima Pengembangan Kawasan, Sutanto, menyampaikan capaian program kerja Perusahaan yang tercapai sampai akhir tahun 2024.
“Tahun ini kami telah menyelesaikan satu milestone PT PPK yaitu selesainya pelaksanaan pengadaan tanah tahap I, dimana proses eksekusi tanah telah selesai dibulan Maret 2024,” ujarnya dalam rilis yang diterima Ocean Week, Jumat.
Menurut Sutanto, Tim PT PPK berhasil melaksanakan pengelolaan GCG, program komunikasi eksternal dan implementasi brand guidelines, pelaksanaan program TJSL dan employee social responsibility, program learning and development terintegrasi, pengelolaan Key Performance Indikator terintegrasi, internalisasi budaya perusahaan, implementasi ide inovasi dan pemenuhan Permen 02 tahun 2023 tentang Manajemen Risiko.
Adapun capaian dibidang investasi adalah selesainya proses pengadaan tanah untuk kepentingan umum dalam rangka pembangunan Kawasan Industri Kuala Tanjung, perusahaan juga sedang melakukan pembangunan infrastrukur awal seperti pemagaran dan land clearing.
Di bidang marketing, Perusahaan telah melakukan penandatanganan MoU dengan beberapa calon investor baik dalam dan luar negeri termasuk kerjasama pemasaran dengan PT. KINRA (Kawasan Industri Nusantara) dan PT. KIM (Kawasan Industri Medan).
Di bidang hubungan masyarakat, Perusahaan telah menyelenggarakan program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) diantaranya program penghijauan, pemberian bantuan hewan qurban, pemberian bantuan Ramadhan.
Dalam rangka bantuan hukum dan pengamanan aset, PT PPK telah mendapat pendampingan dari Kejaksaan Negeri Batu Bara dan Kepolisian Sektor Indrapura.
Tahun 2025, Perusahaan akan melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar melalui pembangunan gate dan jalan masuk, dimana pembangunan ini diharapkan menjadi etalase pelaksanaan komersialisasi di KIKT (Kawasan Industri Kuala Tanjung).
“Tahun 2025 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi KIKT karena kami berharap dapat memperoleh investor. Kami juga berharap dukungan Pemerintah Pusat melalui Kemenko Perekonomian, Kemenperin, Kementerian ATR BPN dan KPPIP serta unsur-unsur Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Batu Bara,” katanya. (**/rat).





























