• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Friday, June 19, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    PTP Cirebon Berperan Sebagai Jalur Distribusi Barang ke Jawa Barat & Indonesia

    PTP Cirebon Berperan Sebagai Jalur Distribusi Barang ke Jawa Barat & Indonesia

    Setelah Throughput Lebih 1 Juta TEUs, Jepang Study ke TPKS Semarang

    Setelah Throughput Lebih 1 Juta TEUs, Jepang Study ke TPKS Semarang

    Bea Cukai, KSOP – Pelindo Berkomitmen Mempercepat Pemeriksaan & Pengeluaran Petikemas

    Bea Cukai, KSOP – Pelindo Berkomitmen Mempercepat Pemeriksaan & Pengeluaran Petikemas

    Kijing Resmi Layani Petikemas, TB Megah Yang Pertama

    Kijing Resmi Layani Petikemas, TB Megah Yang Pertama

    Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Termasuk Petikemas

    Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Termasuk Petikemas

    Untuk Kelancaran Arus Logistik, Pelindo Padang Siapkan Layanan Parkir Angkutan Barang

    Untuk Kelancaran Arus Logistik, Pelindo Padang Siapkan Layanan Parkir Angkutan Barang

    TPK Batu Ampar Direct Call ke Tujuh Negara, Bukti Batam Makin Menarik

    TPK Batu Ampar Direct Call ke Tujuh Negara, Bukti Batam Makin Menarik

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

    PTP Cirebon Berperan Sebagai Jalur Distribusi Barang ke Jawa Barat & Indonesia

    PTP Cirebon Berperan Sebagai Jalur Distribusi Barang ke Jawa Barat & Indonesia

    Setelah Throughput Lebih 1 Juta TEUs, Jepang Study ke TPKS Semarang

    Setelah Throughput Lebih 1 Juta TEUs, Jepang Study ke TPKS Semarang

    Bea Cukai, KSOP – Pelindo Berkomitmen Mempercepat Pemeriksaan & Pengeluaran Petikemas

    Bea Cukai, KSOP – Pelindo Berkomitmen Mempercepat Pemeriksaan & Pengeluaran Petikemas

    Kijing Resmi Layani Petikemas, TB Megah Yang Pertama

    Kijing Resmi Layani Petikemas, TB Megah Yang Pertama

    Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Termasuk Petikemas

    Pelabuhan Pulau Baai Tingkatkan Layanan Curah Cair, Termasuk Petikemas

    Untuk Kelancaran Arus Logistik, Pelindo Padang Siapkan Layanan Parkir Angkutan Barang

    Untuk Kelancaran Arus Logistik, Pelindo Padang Siapkan Layanan Parkir Angkutan Barang

    TPK Batu Ampar Direct Call ke Tujuh Negara, Bukti Batam Makin Menarik

    TPK Batu Ampar Direct Call ke Tujuh Negara, Bukti Batam Makin Menarik

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Pengembangan dan Inovasi Pelindo III

oceanweek by oceanweek
November 17, 2019
in Berita Lain, Uncategorized
Pengembangan dan Inovasi Pelindo III
387
SHARES
2.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo) terus melakukan pengembangan berbagai fasilitas maupun sistem layanan, agar pengguna jasa dibuat nyaman, aman, efisien dan transparan.

Di beberapa pelabuhan dibawah pengelolaannya, penerapan sistem layanan secara elektronik online pun sudah dilakukannya. Misalnya, di Tanjung Perak, Tanjung Emas, dan sejumlah pelabuhan lainnya.

Namun, apa yang sudah dicapai oleh Pelindo III, tak menjadikan BUMN ini puas dan berhenti sampai disitu. Mereka terus melakukan berbagai inovasi baru, semata untuk menjadikan pelabuhan-pelabuhannya sesuai dengan yang diharapkan para pengguna jasanya, sehingga jika dibandingkan dengan pelabuhan internasional di negara lain, bisa sejajar.

Tetapi, untuk mengetahui bagaimana strategi, dan apa yang sudah dilakukan oleh perusahaan plat Merah ini, Ocean Week mencoba menginterview Dirut PT Pelindo III, Doso Agung, baru-baru ini. Berikut petikannya.

Selama pemerintahan Presiden Jokowi tahun 2014-2019, apa yang jadi fokus pengembangan Pelindo III ?

Pada pemerintahan Presiden Jokowi periode pertama 2014-2019 harus kita akui sudah banyak pencapaian pembangunan dibidang infrastruktur, baik pelabuhan, jalan tol, bandara, dan lainnya. Capaian lain adalah program elektrifikasi, kalau pada 2014 baru mencapai sekitar 85 persen, dan pada 2019 sudah menyentuh angka 98,85 persen.

Konon Pelindo III juga memanfaatkan program elektrifikasi ya ?

Ya begitulah. Kita tahu bahwa presiden Joko Widodo telah meminta menteri Kabinet Indonesia Maju yang terkait untuk memperbaiki defisit neraca perdagangan dengan menggenjot kinerja ekspor melalui pencarian pasar nontradisional dan meningkatkan perjanjian perdagangan bebas dalam meningkatkan ekspor Indonesia.

Salah satu sektor yang dapat didorong untuk memanfaatkan suplai listrik yang tersedia secara signifikan adalah di sektor logistik, terutama logistik berbasis kapal laut. Apalagi, Indonesia memiliki kondisi geografis dengan pulau-pulau yang bertebaran di sekujur republik, dan di setiap pulau itu terdapat aktivitas ekonomi yang berbasis transportasi laut.

Doso Agung bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (ist)

Maksudnya ?

Komoditas barang dan lalu lintas orang, terutama di Indonesia Timur, sangat bertumpu pada kekuatan moda laut. Mencari terobosan efisiensi dan meningkatkan produktivitas di sektor ini akan membuat aktivitas ekonomi bergerak lebih laju.  Di bidang logistik laut, keberadaan pelabuhan sebagai simpul utama aktivitas manusia dan barang menjadi kunci.

Selama ini, dalam urusan logistik dan aktivitas bongkar-muat di pelabuhan, kebanyakan mengandalkan suplai listrik yang digerakkan dari pembangkit di kapal-kapal barang itu sendiri. Sebagai contoh, di Pelindo III, sampai 2019 ini telah terpasang 10 terminal suplai listrik dari darat (shore connection), yang tersebar di 10 pelabuhan dengan kapasitas daya total 20,1 MW dan secara simultan akan terus ditambahkan di semua pelabuhan yang dikelola.

Apa target perseroan dalam hal ini ?

Targetnya, pada 2021 dapat terpasang di 34 pelabuhan dengan daya listrik total 70 MW.

Di banyak negara maju yang memiliki pelabuhan-pelabuhan modern, penggunaan suplai listrik dari darat untuk aktivitas bongkar-muat barang sudah jamak dilakukan. Suplai listrik dari darat atas aktivitas bongkar-muat barang tersebut setidak-tidaknya mendatangkan empat manfaat.

Misalnya Tenau Kupang, salah satu pelabuhan pengiriman ternak dari NTT ke daerah lain. Antrean bongkar-muat barang di pelabuhan ini butuh waktu sampai tiga pekan.

Tetapi setelah penerapan shore connection di beberapa pelabuhan, aktivitas bongkar-muat berbasis suplai listrik dari darat dapat memangkas waktu, dari sekitar 5-6 hari menjadi 3-4 hari, dan semula kapal dengan kapasitas 7.500 GT (gross tonnage) hanya dapat menggunakan 1 ship crane karena harga solar industri cukup tinggi. Namun dengan suplai listrik dari darat, kapal dapat menggunakan dua  derek dengan biaya lebih efisien.

Sampai disini Doso Agung yang juga mantan Dirut Pelindo IV ini berhenti sejenak menjawab Ocean Week, dan kemudian memintanya untuk mencicipi panganan dan meminum teh panas yang disajikannya yang sudah semakin dingin tersebut. Kemudian Doso pun melanjutkan jawabannya.

Salah satu pelabuhan di Indonesia bagian timur. (**)

Jadi, artinya ?

Dari sisi ini, efisiensi bongkar muat yang dihasilkan dapat mencapai minimal berkisar 25-35 persen tergantung dari jenis kapal, teknologi terminal, dan jenis barang yang dibongkar atau dimuat dalam kapal.

Lalu ?

Biayanya lebih rendah. Apabila bongkar muat dilakukan menggunakan suplai listrik dari kapal, sepanjang waktu bongkar-muat, mesin kapal harus dalam keadaan menyala untuk menggerakkan derek-derek kapal memindahkan kontainer dari satu titik ke titik lain. Dengan demikian, konsumsi BBM kapal pun juga menjadi lebih besar karena selama berjam-jam, mesin kapal harus tetap menyala. Apalagi, jika pelabuhan itu tak memiliki derek sendiri, dan terpaksa mengandalkan derek dari kapal. Situasi semacam itu mudah kita jumpai di pelabuhan menengah dan kecil di Indonesia tengah dan timur.

Dengan konsumsi BBM yang lebih besar, ongkos bongkar-muat pun menjadi lebih besar. Rentetan berikutnya, harga-harga barang di wilayah tersebut menjadi semakin mahal karena semua biaya yang keluar atas aktivitas bongkar muat barang dibebankan terhadap barang-barang itu. Dengan demikian, biaya logistik pun menjadi semakin tinggi. Belum lagi konsumsi BBM yang semakin besar akan menekan neraca perdagangan dan kemampuan ekonomi nasional, karena BBM kita sebagian besar masih diimpor.

Terus apa lagi nilai tambah dari shore connection itu ?

Pastinya lebih ramah lingkungan. Penggunaan BBM di kapal selama aktivitas bongkar-muat di pelabuhan, menimbulkan dampak lingkungan yang tak dapat dikesampingkan. Mesin kapal yang terus menderu selama aktivitas bongkar, menyebabkan polusi di kawasan pelabuhan menjadi semakin tinggi, dan secara lebih luas menimbulkan penurunan kualitas udara di kawasan itu. Dengan menggunakan listrik saat beroperasi bongkar-muat di pelabuhan, mesin generator kapal dapat dilakukan perawatan sehingga usia pemakaian dapat lebih panjang dan ekonomis.

Terus ?

Ini yang paling penting, bahwa penerapan suplai listrik dari darat, jika dilakukan secara serentak di semua pelabuhan yang ada di republik ini, akan dapat menyerap kelebihan produksi listrik yang dihasilkan lewat program 35.000 MW. Dengan jumlah pelabuhan laut di Indonesia sekitar 2.400 buah, baik yang berskala besar, menengah, kecil, maupun pelabuhan atau terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS), apabila seperempat atau sepertiganya saja menerapkan penggunaan  listrik dari darat, konsumsi listrik akan meningkat signifikan.

Bisa Bapak contohkan untuk itu ?

Salah satu contohnya saat ini fasilitas listrik dari darat dengan daya 1 MW telah tersedia di Terminal Dwimatama, wilayah Pelabuhan Tanjung Emas yang dioperasikan khusus untuk melayani Kapal-kapal PT Pupuk Indonesia Logistic (Pilog). Satu unit kapal membutuhkan daya rata-rata 4.000 KWh/hari dengan asumsi per tahun butuh daya listrik sebesar 1.900 MW/kapal. Sementara penggunaan BBM rata-rata per hari 1,45 ton/hari atau 362,8 ton/tahun.

Dari data rekapitulasi layanan suplai listrik dari darat yang dilakukan PT LEGI, anak usaha Pelindo III, dalam tiga bulan pelayanan pada Juli-September 2019, kapal-kapal yang terlayani sebanyak 16 unit, dengan rata-rata penghematan mencapai 47 persen. Pemakaian BBM sebelumnya Rp 806,4 juta dapat dipangkas menjadi hanya Rp 427,6 juta atau 181.960 KWh (1 liter BBM setara 0,63 KWh). Produktivitas bongkar meningkat rata-rata 40-50 persen, karena kegiatan bongkar mampu dilakukan oleh dua derek kapal, sementara dengan cara lama hanya satu derek kapal.

Jadi dengan begitu, kesimpulannya ?

Ada empat keuntungan yang diperoleh dari penerapan koneksi darat itu memiliki dampak lanjutan yang tak kalah penting. Apabila penurunan biaya dan perbaikan kualitas lingkungan langsung dapat dirasakan, daya saing nasional juga terkerek.

Sekarang tinggal bagaimana mengimplementasikan shore connection seluas dan sebanyak mungkin di setiap pelabuhan dan terminal, sehingga dampaknya dapat dirasakan secara signifikan di seluruh Indonesia. Ini salah satu tantangan di periode kedua pemerintahan Presiden Jokowi.  Untuk itu, perlu sinergi dan kolaborasi antarpihak yang lebih luas, baik dari sisi PLN sebagai penyedia daya listrik, pengelola pelabuhan, maupun perusahaan kargo dan pelayaran. Mengingat dengan sinergi ini akan mampu meningkatkan produktivitas ekonomi nasional, dan mampu berdaya saing. (***)

Previous Post

KM Cahaya Permai Sudah Kembali Berlayar

Next Post

Kuala Tanjung Ada Potensi Jadi Transhipment Internasional, Asalkan…

Next Post
Tol Laut Bukan Untuk Disparitas Harga Barang

Kuala Tanjung Ada Potensi Jadi Transhipment Internasional, Asalkan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6300 shares
    Share 2520 Tweet 1575
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5466 shares
    Share 2186 Tweet 1367
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4541 shares
    Share 1816 Tweet 1135
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4242 shares
    Share 1697 Tweet 1061
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3915 shares
    Share 1566 Tweet 979

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

June 18, 2026
Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

June 18, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.