Dalam rangka meningkatkan keselamatan pelayaran di wilayah Pelabuhan Badas, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Badas secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pelaksanaan Pemanduan Kapal di Pelabuhan Badas dengan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) yang dilaksanakan di Bali pada Selasa (14/1/2026) lal
Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan oleh Kepala Kantor KSOP Kelas IV Badas, Capt. Mokh. Ady Ismail, bersama Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera, Noor Fuad. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Benoa Budi Setia, jajaran direksi PT Krakatau Bandar Samudera serta Direktur Utama PT Krakatau Steel Akbar Johan sebagai Holding dari PT. KBS.
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran di wilayah Pelabuhan Badas. Pemanduan kapal dinilai sangat penting sebagai langkah mitigasi dan pencegahan terhadap potensi kecelakaan pelayaran, seperti tubrukan kapal, kapal kandas, maupun kerusakan dermaga.
Capt. Mokh. Ady Ismail menjelaskan bahwa Pelabuhan Badas memiliki sejumlah potensi risiko yang memerlukan penanganan profesional melalui layanan pemanduan.
“Di pintu masuk Pelabuhan Badas terdapat karang yang tumbuh alami, ditambah kondisi cuaca serta hembusan angin yang cukup kencang yang dapat mengganggu manuver kapal, dan area olah gerak kapal yang sempit di dalam kolam pelabuhan, Oleh karena itu, pemanduan menjadi kebutuhan penting untuk menjamin keselamatan pelayaran,” ujarnya.
Melalui kerja sama ini, diharapkan seluruh aktivitas keluar masuk kapal di Pelabuhan Badas dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan efisien, sekaligus menekan risiko kecelakaan laut serta melindungi infrastruktur kepelabuhanan.
KSOP Kelas IV Badas berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keselamatan pelayaran serta pelayanan kepelabuhanan, sejalan dengan upaya mendukung kelancaran arus logistik dan pertumbuhan ekonomi daerah. (***)





























