Pelayaran dan Keagenan di Pelabuhan Marunda komplain dan mengeluh adanya lambatnya layanan, meskipun di pelabuhan ini sudah menerapkan Inaportnet.
Sekian itu, masalah yang terjadi di Marunda, tidak sedikit pula kapal/tongkang yang kandas, karena alur di Jetty baru KCN sangat dangkal.
Baru-baru ini beberapa tongkang kandas. Hal itu disebabkan alurnya yang juga dangkal. Informasi yang Ocean Week peroleh dari pengguna jasa di pelabuhan Marunda, kandasnya itu dikarenakan adanya pemaksaan kapal masuk, meskipun alur sedang surut.
“Ini mestinya pihak KSOP hati-hati dengan soal ini, apalagi hal itu menyangkut keselamatan pelayaran,” ungkap sumber Ocean Week yang keberatan di sebutkan namanya, di Marunda, Senin pagi.
Sumber juga menyampaikan agar alur pelayaran segera dikeruk, mengingat lalu lintas kapal di pelabuhan Marunda cukup padat. “Pemerintah harus segera mengeruk alur, demi keselamatan pelayaran,” ungkapnya.
Pelayaran dan keagenan berharap, KSOP supaya memperhatikan layanan di pelabuhan Marunda, sehingga pengguna jasa bisa nyaman dan aman.
Kepala KSOP Marunda Agus Harijanto saat dikonfirmasi melalui WhatsApp nya mengenai tongkang-tongkang yang kandas tersebut, hingga berita ini ditulis belum memberi jawaban. (***)






























