Musibah terjadi di Tanjung Perak Surabaya, kontainer yang sedang dimuat di kapal berjatuhan ke laut.
Adalah kapal petikemas KM Pasific yang sedang melakukan pemuatan kontainer di Terminal Jamrud Selatan, Senin pagi (2/2/2026) muatannya berjatuhan di laut.
Sumber Ocean Week di lapangan menyebutkan, jumlah kontainer yang dimuat di kapal tersebut sekitar 200 boks.
Menurut sumber, pada saat hampir selesai muat, kapal mulai tak seimbang, dan kemudian kontainer yang sedianya dimuat diatas, diangkat lagi.
“Namun, pada saat pengangkatan tersebut kapal semakin oleng. Kapal miring ke dermaga dan kontainer yang sudah ada di atas kepal berjatuhan ke laut,” ungkap sumber, di Tanjung Perak, Surabaya.
Kontainer tujuan domestik Indonesia Timur tersebut belum diketahui apakah tetap di kolam Jamrud Selatan atau keluar dari area musibah.
Dept. Head Hukum & Humas Pelindo Regional 3 Karlinda Sari dalam penjelasannya mengatakan, pihak Pelindo langsung mengambil tindakan cepat dari peristiwa tersebut, mengamankan area, menghentikan aktivitas bongkar muat di area terdampak, koordinasi dengan KSOP, Basarnas, Polairud dan pihak terkait, memastikan keselamatan personil, memastikan penanganan insiden berjalan optimal.
“Berdasarkan laporan di lapangan, ada satu tenaga bongkar muat hilang,” kata Karlinda, Senin (2/2/2026).
Ketua DPC INSA Surabaya Stenven Handry Lesawengen ketika dikonfirmasi menyatakan belum bisa memberikan keterangan.
Pihaknya masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Sementara menyangkut kapal dan muatannya terdapat dua hal yang berbeda.
“Kita belum tahu. Karena peraturan terkait kapal dan bisnis terkait muatannya itu sesuatu yang berbeda,” katanya.
Seperti diketahui bahwa musibah terjadi pada saat kapal muat kontainer berisi barang yang sudah terjadwal pengirimannya, termasuk waktu penerimaan barang kepada pemiliknya.
Pengurus INSA khususnya Ketua Umum perlu tahu dengan peristiwa tersebut. Supaya penanganan musibah tidak merugikan bisnis shipping dan logistik.
Corporate Secretary PT Pelindo Ali Sodikin membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Kontainer yang berjatuhan ke laut sudah ditangani semua, diangkat ke darat,” katanya. (**/fail)





























