PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok mencatatkan kinerja operasional tumbuh positif di tahun 2025 ini.
Dalam catatan perseroan, arus petikemas mencapai 8,30 juta TEUs (5,69 juta box), menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan tahun 2024.
Sementara itu, arus non-petikemas tercatat sebesar 21,51 juta ton, mengalami peningkatan signifikan dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Sedangkan arus kendaraan (unit) mencapai 860 ribu unit, tetap terjaga sejalan dengan kebutuhan distribusi nasional. Untuk arus penumpang tercatat 492.826 orang.

Executive General Manger Pelindo Regional 2 Tanjung Priok ,Yandri TriSaputra menyampaikan hal itu kepada pers, di sela acara last call 2025 dan first call 2026, serta pembagian snack kepada para sopir Trailer Pelabuhan Tanjung Priok.
“Capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya penguatan operasional, antara lain optimalisasi pengelolaan arus kapal dan barang, peningkatan keandalan fasilitas pelabuhan dan terminal penumpang, serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan guna menjaga kelancaran dan keselamatan operasional,” katanya sembari mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama seluruh pengguna jasa dan masyarakat sepanjang tahun 2025.
Yandri berharap pencapaian target dan sinergi seluruh pemangku kepentingan di Pelabuhan tetap terjaga di tahun 2026.
Ceremony kapal yang keluar terakhir di tahun 2025 dari pelabuhan Tanjung Priok dan yang masuk pertama di tahun 2026 di Pelabuhan Tanjung Priok dilakukan di kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok dengan mengundang para nahkoda kapal last call (Tanto Salam) dan kapal first call (Tanto Saudara) untuk menerima apresiasi dan cinderamata.
Hadir pada acara tersebut, Kepala Kantor KSOP Utama Tanjung Priok, Heru Susanto. Plh Executive Director 2 Regional 2, Budi Prasetyo beserta jajaran dan Executive General Manager Regional 2 Tanjung Priok Yandri TriSaputra beserta jajaran.
Yandri juga mengungkapkan sepanjang tahun 2025, arus kapal yang dilayani mencapai 14.163 call, dengan total Gross Tonnage (GT) kapal yang dilayani mencapai 149,95 juta GT, relatif stabil dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. (***)





























