Kapal KM Caraka Jaya Niaga III-11 bersandar dengan selamat di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, pada pukul 15:40 hari Selasa (31/12/2025).
General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, kepada Ocean Week menyampaikan bahwa keberhasilan pelayaran kapal ini merupakan indikator nyata membaiknya kondisi alur pelabuhan.
Menurut Dimas, kapal tersebut memiliki draft 5,8 meter, tercatat sebagai kapal dengan draft terdalam yang berhasil melalui alur pelabuhan sejak 28 November 2025, ketika alur pelabuhan memiliki kedalaman -6,5mLWS.
“Kemarin kapal Caraka III dengan draft 5.8 sudah sandar di pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. Selain itu, kapal kontainer juga sudah sandar. Kami pun masih melakukan Pengerukan,” ungkapnya melalui WhatsApp nya, Jumat.
Berjalannya kembali pelabuhan Baai juga mendapat apresiasi positif dari owner Pelayaran Gurita Lintas Samudera H. Sunarto.
“Alhamdulilah muatan sudah bisa bertambah, karena kedalaman sudah mencapai 6 meter,” katanya.
Ketua DPC INSA Bengkulu Rela Sumadiyana juga menyampaikan jika kegiatan di Pelabuhan Baai Bengkulu sudah normal. “Kapal-kapal yang dulu rutin berkegiatan disini (pelabuhan Bengkulu) sudah semuanya kembali masuk. Bahkan kapal kontainer milik Temas sudah juga beraktifitas lagi,” katanya.
Rela juga mengemukakan jika Pelindo masih terus melakukan pengerukan alur pelayaran.
GM Pelindo Bengkulu, Dimas mengungkapkan bahwa kapal KM Caraka Jaya Niaga III-11 telah berlabuh dengan aman dan selamat, dan itu hasil kerja sama yang solid antara tim kapal dan petugas pelabuhan.
Kapal KM Caraka Jaya Niaga III-11 membawa muatan yang sangat penting untuk kebutuhan masyarakat Bengkulu dan sekitarnya. Dengan berlabuhnya kapal ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan perekonomian daerah.
“Semoga kapal ini bisa terus berlayar dengan aman dan selamat, dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat Bengkulu,” ungkap Dimas.
Pelindo Regional 2 Bengkulu berkomitmen untuk menjaga kondisi alur melalui pemeliharaan dan pengawasan berkelanjutan sembari menunggu tahapan normalisasi lanjutan.
Dengan semakin pulihnya alur pelayaran, Pelabuhan Pulau Baai diharapkan kembali menjadi simpul utama distribusi barang dan penggerak ekonomi daerah.
“Kami optimistis aktivitas kepelabuhanan akan terus meningkat dan memberi dampak positif bagi perekonomian Bengkulu,” ucap Dimas.
Di tempat terpisah, Kepala KSOP Kelas III Bengkulu, Petrus Christanto Maturbongs, memastikan pelayaran KM Caraka Jaya III-11 telah melalui verifikasi teknis sesuai standar keselamatan.
“Kami telah memantau dan memverifikasi pelayaran kapal tersebut. Seluruh persyaratan teknis dan keselamatan terpenuhi, sehingga pelayaran berlangsung aman sesuai ketentuan,” ujar Chris.
Kata Chris, KSOP akan terus berkoordinasi dengan Pelindo untuk memantau kondisi alur serta memastikan keselamatan navigasi tetap menjadi prioritas utama. (***)





























