Sebanyak 7.000 ton pupuk Gresik masuk ke pelabuhan Belawan melalui kapal KM Isa Victory, pada 29/1/2024, dan sandar di dermaga 200 Ujung Baru.
Namun, belum sempat dibongkar, kapal oleh PBM KPM yang menangani bongkaran pupuk tersebut, dipindahkan ke dermaga Belawan Lama, pada Rabu (31/1).
Menurut Zulfan selaku PBM KPM, pupuk Gresik ini untuk memenuhi kebutuhan petani di wilayah Sumatera Utara.
“Semula bongkar Pupuk sebanyak 7.000 ton di dermaga 200 Ujung Baru, 2 hari lalu, tapi kini pindah di dermaga Belawan Lama,” ujarnya kepada Ocean Week, di pelabuhan Belawan, Rabu (31/1).
Kegiatan bongkar pupuk itu, dilakukan secara truck Lossing. “Tampak Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Belawan mengindahkan APD (Alat Pelindung Diri) dalam mengerjakan bongkaran muatan dari kapal,” ungkapnya, dan keadaan itu juga langsung dilihat oleh Ocean Week.

Kata Zulfan, APD ini sering diabaikan para TKBM. Para PBM sudah minta kepada pengurus koperasi (ketua) untuk tegas dalam hal APD ini, karena untuk keselamatan buruh. Namun, ketua koperasi TKBM kurang tegas dalam menerapkan Peraturan ini.
“Bagaimana jika terjadi kecelakaan kerja, tentu saja sangat merugikan. Seharusnya Ketua TKBM Pelabuhan berfikir luas. Masalah ini harus sering dilakukan sosialisasi, tapi kalau dilihat dari fakta Personil TKBM yang ada nampak nya kurang perhatian terhadap para TKBM nya,” jelasnya lagi.
Pada saat itu, Ocean Week sempat menanyai Harianto (salah satu TKBM). Dia mengaku sudah bekerja selama 28 tahun. Ketika ditanya kenapa saat bekerja tak memakai APD. Harianto dengan santai menjawab kalau menggunakan APD terasa gerah.
Apakah Ketua juga kurang memberikan arahan atau bimbingan mengenai hal itu, Harianto pun mengiyakannya.
Zulfan menambahkan bahwa pupuk dari Gresik re sebut nantinya akan di gudangkan lebih dulu di Gudang milik PT Bandar Graha Reksa (BGR).
Dia berharap dengan kedatangan pupuk untuk kebutuhan pertanian ini, kedepan kebutuhan pangan maupun buah-buahan di Sumut dapat dipenuhi dari wilayah ini sendiri. (rat/ow) .






























