Kapal penyeberangan Roll On Roll Off (Roro) KMP Sembilang, terbakar saat melakukan docking di galangan kapal PT. Karimun Marine Shipyard (KMS), Rabu siang ini (31/7).
Sebanyak 6 dari 10 orang korban atas kebakaran KMP Sembilang tersebut merupakan kru kapal.
Bupati Karimun, Aunur Rafiq yang langsung mengunjungi Rumah Sakit Bhakti Timah (RSBT) melihat para korban kebakaran itu.
“Iya betul, ada enam orang kru kapal, satu orang pekerja PT KMS dan tiga lainnya merupakan pekerja subcon di PT KMS,” ujar Rafiq kepada wartawan usai menjenguk para korban di RSBT, siang ini.
KMP Sembilang yang terbakar tersebut melayani rute Batam-Dabo Singkep dan Dabo Singkep-Kuala Tungkal, Provinsi Jambi.
Menurut informasi, kapal roro itu melakukan docking mulai tanggal 22 Juli 2019 lalu.
Proses pemeliharaan tersebut dilakukan di galangan kapal PT. Karimun Marine Shipyard (KMS) di Tanjung Balai Karimun. Kapal akan kembali beroperasi setelah docking selesai.
Bupati Rafiq, menyatakan jika dirinya belum mengetahui rute kapal jenis Roro itu. Namun, operasional kapal itu di bawah operasional ASDP Karimun.
“Rutenya mungkin Karimun – Kundur atau Karimun Buton, yang jelas dibawa ASDP Karimun, kita tunggu hasil perkembangan nanti apakah kebenaranya,” katanya.
Sedangkan terkait penyebab kebakaran terebut, Rafiq belum mendapat kabar. Dia mengatakan menyerahkan penanganannya kepada pihak Kepolisian.
“Untuk penyebabnya masih belum kita tahu, kita serahkan kepada aparat kepolisian untuk menangani terkait kejadian ini,” ungkapnya.
Sementara itu berdasarkan informasi dilapangan, kebakaran KMP Sembilang berawal dari gudang thinner yang berada didalam kapal itu.
Berikut data sementara nama korban, antara lain, Mardanis, Deri Darmadja, Surja, M Nur, Rahman, Sudikun, M arsyad, Agung, Saparudin dan Firman. (***)




























