Gladiator Kembali Masuk Pelabuhan Delta

339
SHARES
2k
VIEWS

Terminal umum Delta Artha Bahari Nusantara (DABN) di pelabuhan Probolinggo kembali kedatangan kapal Raw Sugar berukuran besar. Pelabuhan milik Pemprov Jatim yang dikelola Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN) tersebut disandari kapal MV Gladiator berbobot (DWT) 28.000.
Bersandarnya MV Gladiator ini sangat menggembirakan. Sebab, aktivitas pembongkaran Cargo Raw Sugar dapat kembali ditangani oleh  PT DABN selaku Perusahaan Bongkar Muat (PBM) di tahun ini. “Hal ini dapat meningkatkan capaian kinerja perusahaan pada tahun 2021 mengingat kondisi pandemi yang sempat menekan arus kunjungan kapal dan barang di tahun 2020,” kata Direktur PT Petrogas Jatim Utama (induk perusahaan DABN) Agus Edi Sumanto, dikutip dari Antara, Kamis malam.

Terminal umum DABN sebagai pelabuhan dengan status wajib Pandu ini, menyandarkan Kapal MV Gladiator di Dermaga 2 dengan dibantu dua Kapal Tunda (Assist Tug). Kapal berbendera Kepulauan Marshall buatan tahun 2008 ini memiliki berat 17.018 gross tonnage (GT) dengan ukuran panjang 169 meter dan lebar 27 meter.

MV Gladiator melakukan perjalanan dari Bangkok Thailand menuju Probolinggo, berangkat pada tanggal 21 Mei 2021, dengan membawa 27.000 MT raw sugar, milik PT Cheil Jedang Indonesia selaku pemilik barang. Raw sugar tersebut akan dipergunakan untuk keperluan industri mereka di pabriknya yang berlokasi di Pasuruan dan Jombang.

Untuk mempercepat pembongkaran, aktivitas tersebut dilakukan dengan PT DABN menggunakan Grab dan Hopper. Prosesnya memerlukan waktu 6-7 hari untuk pembongkaran muatan kapal untuk dipindahkan ke truk, mengingat cuaca yang kurang mendukung di bulan Juni ini.

“Dalam tahun ini sudah tiga kali kapal besar mengangkut raw sugar milik Cheil Jedang untuk sandar di Pelabuhan DABN Probolinggo. Namun baru kali ini proses pembongkaran dilakukan PBM PT DABN sendiri. Ini catatan yang menggembirakan,” kata Agus Edi Sumanto.

Saat ini di Probolinggo terdapat 38 PBM. Namun yang tercatat aktif hanya sekitar 12 PBM saja. Sebab mereka harus memenuhi persyaratan yang diatur undang undang pelayaran dan peraturan, antara lain kerjasama dengan operator pelabuhan. (antara/***)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.