Author: oceanweek

Hibahkan 24 Kapal, Pesan 100 Kapal Rakyat

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut, Dwi Budi Sutrisno menyatakan pemerintah (Kemenhub) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 250 miliar untuk memesan seratus kapal pelra ke galangan kapal tradisional, untuk meningkatkan konektivitas ke wilayah pelosok di tanah air. Selain membangun 100 kapal rakyat, Kemenhub juga menghibahkan sebanyak 24 kapal tipe 35 GT kepada pemerintah daerah untuk menggenjot angkutan penumpang dan pariwisata. Dwi Budi berharap pesanan seratus kapal akan bisa merangsang industri galangan tradisional sekaligus membuka lapangan pekerjaan. “Kapal Pelra yang dibangun sudah dilengkapi peralatan keselamatan modern seperti alat pencegah kebakaran, perlengkapan navigasi, radio komunikasi, dan fasilitas pencegah pencemaran.Ini...

Read More

Tiongkok Tertarik Investasi di Kuala Tanjung

Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri (PPI) Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan, menyatakan pemerintah Tiongkok tertarik berinvestasi pada proyek pembangunan Kuala Tanjung Internasional Hub Port and Industrial Estate di Sumatera Utara. “Tiongkok tertarik berinvestasi di wilayah tersebut karena proyek itu merupakan pengembangan dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke. Dengan adanya PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum) di Kuala Tanjung, saya yakin jika kawasan industri di sana dapat berkembang. Jadi kelihatannya Tiongkok akan mengajak Indonesia memanfaaatkan Selat Malaka yang begitu sibuk,” katanya, di Jakarta. Menurut Putu, Tiongkok akan membuat kajian sebelum berinvestasi di wilayah tersebut. Apabila investasi...

Read More

Chandra, KBS Harus Menjaga Layanannya

Direktur Kepelabuhanan Ditjen Hubla Kemenhub Chandra Irawan mengingatkan agar PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) menjaga kinerja layanannya pasca memperoleh ijin pelimpahan pandu tunda di pelabuhan Marunda, Jakarta Utara. “Sebab jika kinerjanya tidak bagus, banyak komplain dari pengguna jasanya, pemerintah berhak mengevaluasi kembali, bahkan bisa mencabut pelimpahan pandu tunda tersebut, kemudian mengganti dengan yang lain,” kata Chandra kepada Ocean Week, di Hotel Borobudur, kemarin, usai penyerahan pelimpahan kepada KBS. Chandra juga berpesan supaya KBS menyiapkan fasilitas kapal tunda sesuai kebutuhan, dan tenaga pandu yang memadai. Apalagi, kegiatan kapal keluar masuk ke pelabuhan Marunda yang wajib pandu sangat padat. Seperti diketahui,...

Read More

Kemenhub Perketat Pengawasan Ijasah Pelaut Palsu

Kementerian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menganggap bahwa marak beredarnya ijazah/sertifikat pelaut palsu sebagai hal yang harus ditangani secara serius. Maraknya peredaran ijazah pelaut ilegal ini dipicu oleh krisis tenaga pelaut. Kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan oleh sekelompok oknum dengan menjualbelikan ijazah kepada pencari kerja. Guna mengatasi permasalahan tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan terus melakukan upaya dengan cara memperbaiki sistem serta meningkatkan pengawasan terhadap penerbitan ijazah/buku pelaut, salah satunya dengan melakukan klarifikasi dan verifikasi keabsahan penerbitan sertifikat oleh Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan yang telah mendapatkan pengesahan dari Direktur Jenderal Perhubungan Laut untuk menerbitkan Sertifikat...

Read More

Aktivitas Petikemas di Inggom Meningkat

Kegiatan stuffing stripping petikemas di Inggom terminal 1 pelabuhan Tanjung Priok terus meningkat, bahkan pada tahun ini ditargetkan mencapai 30.000 TEUs. “Kami optimis target itu bisa tercapai, apalagi dengan rencana masuknya pelayaran Meratus berkegiatan disini akhir April ini,” kata Sukaca, asisten manager operasional Terminal 1, kepada ocean week, di Tanjung Priok, Selasa (17/4). Menurut dia, saat ini pihaknya sedang melakukan perluasan TPS Buana 15 ribu M2, lalu digunakan untuk SPIL 15 ribu M2, dan 15 ribu M2 lagi akan dipakai Pelayaran Meratus. Sebelum Meratus masuk, lahan lapangan penumpukan, hanya digunakan SPIL dengan volume antara 1500-2000 TEUs per bulan. Kedepan...

Read More
Jakarta (Indonesia)
Today
Rainy
Wind : 2.5 km/h
Humidity : 86%
30°C
  • Monday Tomorrow 30 °C
  • Tuesday   29 °C
Weather Layer by www.BlogoVoyage.fr