Direktur Lala Ditjen Hubla Candra Irawan belum memberikan jawaban atas pertanyaan Ocean Week terkait musibah tenggelamnya KM Arista baru-baru ini menjelang Lebaran, di perairan Makassar.

Ocean Week menanyakan melalui WhtsApp-nya pagi ini seputar siapa yang bertanggungjawab dan meneken kapal tersebut dapat berlayar. Namun hingga berita ini ditulis belum ada keterangan dari direktur Lala Ditjen Hubla tersebut.

Tim SAR gabungan masih terus berupaya mencari korban yang belum diketemukan akibat Kapal nelayan KM Arista tenggelam di perairan Makassar.

Data sementara, akibat kecelakaan tersebut, 13 orang dinyatakan meninggal. Sedangkan 24 penumpang berhasil selamat dan 8 orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Korban tewas maupun selamat dievakuasi ke tiga lokasi yakni di RS TNI AL Jala Ammari, RS Akademis, dan Pulau Barrang Lompo.

Dari data Badan SAR Nasional, sebanyak 13 korban tewas berhasil diidentifikasi. Mereka adalah: Korban tewas yang di evakuasi ke RS TNI AL Jala Ammari 1. Rita (31) beralamat di Cambayya lr 7 Makassar 2. Asriani (6) beralamat di Pulau Barrang Lompo 3. Marani (48) beralamat di Pulau Barrang Lompo 4. Marwah (42) beralamat di Pulau Barrang Lompo 5. Rahman (6) beralamat di Pulau Barrang Lompo 6. Dalima (46) beralamat di Pulau Barrang Lompo 7. Nio (50) beralamat di Pulau Barrang Lompo 8. Arsyam (1) beralamat di Pulau Barrang Lompo Korban tewas yang dievakuasi ke Pulau Barrang Lompo 9. Sitti Aminah (60) beralamat di Pulau Barrang Lompo

Korban tewas yang dievakuasi ke Pulau Barrang Lompo 9. Sitti Aminah (60) beralamat di Pulau Barrang Lompo 10. Rahmawati (8) beralamat di Pulau Barrang Lompo 11. Arini (30) beralamat di Pulau Barrang Lompo 12. Rusdiana (37) beralamat di Pulau Barrang Lompo 13. Suryani (35) beralamat di Pulau Barrang Lompo Korban selamat mencapai 24 orang. Mereka dievakuasi ke sejumlah.

Mereka yang selamat di antaranya: Korban selamat yang dievakuasi ke Pulau Barrang Lompo 1. Darmiah (17) 2. Yusuf (40) 3. Syam (28) 4. Fahirah (17) 5. Husnah (35) 6. Sarmila (17) 7. Nurwahidah (28) Korban selamat yang berada di RS TNI AL Jala Ammari 8. Hasnah (45) 9. Ishak (27) 10. Raodah (42) 11. Ahmad (34) 12. Haeriah (Dewasa) 13. Rahmayani (14) 14. Hasniah (23) 15. Nurhikmah (17) 16. Calvin 17. Suster Ati Korban selamat yang di evakuasi ke RS Akademis belum terdata. Adapun korban yang masih dalam pencarian sebanyak 8 orang. Mereka adalah: 1. Risal (12) 2. Ramlah Tahir (4) 3. Khaeriah (50) 4. Dg Ati (50) 5. Dg Ngasseng (50) 6.. Rusdah (26) 7. Soraya (7) 8. Andriani (6)

PJ Gubernur Sulsel Soni Sumarsono prihatin terhadap peristiwa menjelang Lebaran ini. Dia menyepatkan diri mengunjungi korban kapal motor penumpang antarpulau di Makassar, Sulawesi Selatan tersebut. Soni menyampaikan belasungkawa dan meminta masyarakat serta pemilik kapal memperhatikan keselamatan selama perjalanan.

“Saya kira kejadian ini memberi pelajaran kepada kita semua tentang pentingnya keselamatan. Nelayan juga harus melihat kondisi perahu, daya muatnya berapa, kapasitas kekuatannya dan yang terpenting adalah manifes bagi para penumpang,” katanya.

Soni menyatakan pemerintah bersama pihak terkait terus melakukan pencarian korban yang masih belum diketemukan.

KM Arista berangkat dari pelabuhan rakyat Paotere menuju Pulau Barang Lompo menuju Pelabuhan Paotere Makassar, sebelum akhirnya terjadi musibah tenggelam. (***)