Jutaan orang mudik ke kampung halamannya untuk Lebaran 1439 H menggunakan kapal laut, baik yang kapal reguler maupun gratis. Dari hampir seluruh pelabuhan di Indonesia, mereka sudah mulai pulang, dan bahkan sudah sampai tempat tinggal masing-masing.

Berbagai perusahaan BUMN serta swasta rama-ramai ikut berperan dalam mudik yang menjadi tradisi warga negara Indonesia ini. Mereka memberikan fasilitas gratis bagi para pemudik, baik lewat darat atau laut.

Saat ini hampir di semua pelabuhan yang disandari kapal-kapal pengangkut pemudik, disiapkan posko angkutan Lebaran. Bukan hanya di pelabuhan besar seperti Priok, Perak, Makassar, Belawan, Tanjung Emas, dan Batam, namun juga di pelabuhan kecil pun pemerintah bersama institusi terkait menyiapkan hal itu.

Semua pejabat mulai dari pusat hingga pejabat ditingkat daerah dibuat sibuk dengan tradisi tahunan ini. Bahkan Menhub Budi Karya Sumadi bisa dibilang tak pernah istirahat karena urusan mudik Lebaran ini.

Untuk urusan angkutan gratis mudik kapal laut inipun, Kemenhub harus mengeluarkan anggaran sebesar rp 20 milyar. Artinya masyarakat begitu dimanjakan dengan moment ini, meski begitu terkadang masih juga niat baik pemerintah tersebut dikritisi negatif oleh sejumlah kalangan.

Tetapi, dari beberapa wawancara yang dilakukan Ocean Week kepada para calon pemudik gratis kapal laut, mayoritas mereka menyatakan kegiatan mudik gratis ini sangat membantunya, karena selain bisa istirahat, juga mengurangi kemacetan di jalan raya yang menurut mereka cukup melelahkan.

Seperti yang diungkapkan Sudarmanto, pemudik asal Purwodadi Jateng. “Saya tahun ini mudik dengan kapal laut gratis. Lumayan bisa mengirit uang, bisa istirahat Kalau saya bersama anak istri harus menaiki motor dari Jakarta ke Purwodadi, risikonya cukup tinggi, sudah macet, lelah. Ini kan bisa istirahat, nanti tinggal dari Semarang ke Purwodadi kan sudah dekat,” ujarnya di Priok, Minggu lalu.

Trend mudik gratis kapal laut memang terus diminati masyarakat. Itu yang dikatakan Dirjen Hubla AGus Purnomo saat melepas Pemudik Guyub Rukun ini, Minggu lalu di Priok dengan 4 kapal perintis.

“Mudik gratis terus terjadi peningkatan peminat,” katanya.

Merak

Menhub Budi Karya Sumadi, bahwa arus mudik dari Merak menuju Bakauheni terpantau lancar dan aman. Itu pada Senin kemarin. “Kemarin saya sudah meninjau kesiapan arus mudik di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hari ini giliran meninjau Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni. Saya lihat dari udara tadi arus mudik berlangsung lancar dan aman,” kata Budi Karya kepada wartawan setibanya di Merak, Banten.

Menhub minta supaya para petugas selama angkutan lebaran tetap siaga dan fokus sampai masa angkutan lebaran selesai nanti agar angkutan lebaran tetap berjalan lancar sesuai yang dinginkan.

Jadi pada dasarnya bahwa moment Lebaran ini sangat menyita perhatian semua pihak, sehingga mudik bisa dilakukan dengan aman, dan nyaman. Hal itulah yang terus diupayakan oleh pemerintah yang dari tahun ke tahun terus membaik sistemnya. (***)