Sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia, mudik ke kampung halaman pada saat Hari Raya Idul Fitri menjadi sebuah moment indah untuk berkumpul sanak keluarga. Tak terkecuali Lebaran tahun 2018 ini, masyarakat mudik dengan menggunakan berbagai moda transportasi, salah satunya dengan kapal laut. Bahkan ada yang berpikir asal kumpul keluarga di hari kemenangan tersebut, sudah bahagia meskipun tak punya uang cukup. Makanya, tak sedikit pula yang memanfaatkan mudik gratis kapal laut.

Untuk itu, Pemerintah (Kemenhub) akan berusaha memfasilitasi para pemudik dengan sebaik-baiknya. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, R. Agus H. Purnomo menyatakan setiap Idul Fitri tiba, semua orang merayakannya dengan suka cita bersama keluarga. Untuk itu, selaku regulator di bidang transportasi laut, pihaknya akan bekerja keras untuk mengawal perjalanan mudik masyarakat Indonesia menggunakan kapal laut dengan aman, selamat, tertib dan nyaman.

Dirjenla Agus meminta kerjasama antara Operator pelayaran dan masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi laut untuk bersama-sama mengutamakan keselamatan pelayaran serta menjadikannya sebagai kebutuhan mutlak dan tanggung jawab bersama.

“Kami meminta kerjasamanya baik operator maupun masyarakat pengguna jasa transportasi laut untuk mengutamakan keselamatan di setiap pelayarannya karena keselamatan pelayaran dapat terwujud bila Regulator (Pemerintah), Operator (Perusahaan Pelayaran) dan user (Pengguna Jasa) saling bekerjasama serta bersinergi satu sama lainnya,” kata Dirjen Agus, sebagaimana rilis yang diterima Ocean Week dari Humas Hubla, Senin (4/6) malam.

Agar pelayaran mudiknya dapat dilakukan dengan aman, selamat, tertib dan nyaman sebagaimana slogan Ditjen Perhubungan Laut yaitu PASTINYA, Dirjen Agus mencoba memberikan tips bagi masyarakat pemudik, yakni:

1. Pilihlah Operator yang terpercaya

Calon penumpang kapal sebaiknya sudah harus mengetahui kredibilitas operator pelayaran yang akan dinaiki dan pilihlah operator pelayaran yang sudah terpercaya.

2. Beli tiket resmi dan hindari percaloan

Bagi para calon penumpang kapal diimbau untuk membeli tiket kapal di lokasi atau loket yang telah terdaftar resmi dan hindari praktek percaloan. Saat ini tiket kapal sudah bisa diperoleh secara online dan tersedia pula di sejumlau gerai mini market yang pasti akan memudahkan para calon penumpang dan pastinya terjamin.

3. Jangan memaksakan diri jika kapal sudah penuh

Dengan membeli tiket, para calon penumpang berhak mendapatkan pelayanan yang terbaik. Jangan memaksakan diri jika kapal yang dituju sudah penuh. Saya mengimbau agar para calon penumpang menunda keberangkatan dan menunggu serta mengikuti jadwal kapal berikutnya.

4. Patuhi aturan dan petunjuk keselamatan pelayaran

Demi keselamatan bersama, para penumpang kapal harus mematuhi aturan dan petunjuk keselamatan pelayaran di atas kapal. Pastikan setiap papan informasi keselamatan di atas kapal telah terbaca dengan baik dan bila ada yang perlu ditanyakan dapat menghubungi Anak Buah Kapal (ABK) dimaksud.

5. Ketahui letak jaket keselamatan (Life Jacket)

Setiap penumpang kapal diimbau untuk mengetahui letak posisi jaket keselamatan (life jacket) ditempatkan sehingga bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti musibah pelayaran. Jaket keselamatan tersebar di beberapa titik seperti di bawah kursi maupun sudut kapal. Untuk lebih jelas dimana penempatan jaket keselamatan dapat ditanyakan kepada Anak Buah Kapal tersebut.

6. Tetap tenang dan ikuti komando Nakhoda serta ABK bila terjadi musibah pelayaran

Bila terjadi musibah pelayaran, penumpang harus tetap tenang, tidak panik serta berpikir jenih dan mengikuti instruksi dari Nakhoda kapal serta ABK nya dalam prosedur keselamatan. Tinggalkan semua barang bawaan dan fokus pada keselamatan jiwa.

Selain tips untuk para penumpang kapal, Dirjen Agus juga mengimbau kepada operator kapal terutama Nakhoda untuk memperhatikan faktor cuaca sebelum melakukan pelayaran.

“Pastikan operator kapal memenuhi aspek keselamatan kapal dan kapalnya laik laut. Operator kapal juga harus memperhatikan jumlah penumpang yang naik ke atas kapal dan pastikan sesuai manifest. Nakhoda dapat menolak memberangkatkan kapal bila ditemui hal-hal yang melanggar aturan keselamatan pelayaran,” tegas Dirjen Agus.

Dirjen Agus juga menginstruksikan jajarannya untuk mengawal mudik Lebaran ini agar aman, selamat, tertib dan nyaman. “Menjaga dan mengawal mudik Lebaran tahun ini merupakan tugas mulia bagi kita semua. Berikan pelayanan yang terbaik, tegakan aturan keselamatan pelayaran tanpa kompromi demi terwujudnya angkutan laut lebaran yang aman, selamat, tertib dan nyaman,” katanya.(hub/**)