Direktur Utama Pelindo IV Doso Agung menyatakan, Perseroan akan menerbitkan obligasi senilai Rp 3 triliun pada semester pertama 2018, untuk membiayai pembangunan 4 pelabuhan yakni Makassar New Port, Bitung, Pantoloan, dan Pelabuhan Kendari.

“Obligasi ini akan diterbitkan dalam tiga tenor yaitu seri A selama lima tahun, seri B dengan jangka tujuh tahun, serta seri C untuk 10 tahun. Hasilnya akan kami gunakan untuk pembangunan pelabuhan yang sedang berjalan,” kata Doso kepada pers, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurut mantan GM TPK Koja ini, dana sebesar Rp 3 triliun dari penerbitan surat berharga tersebut akan dialokasikan sebesar 33% untuk membiayai pembangunan Makassar New Port dan 8% untuk terminal peti kemas Bitung, Pelabuhan Kendari, serta Pelabuhan Pantoloan.

“Sedangkan 59 persen akan digunakan untuk refinancing pokok pinjaman ke Bank Mandiri dan Bank Rakyat Indonesia,” ujarnya.

Doso juga mengatakan proyek Makassar New Port sudah dikerjakan sejak 2015 dan progres saat ini mencapai 69 persen. Sementara kemajuan pembangunan terminal peti kemas Bitung sampai 80 persen. Sedangkan pelabuhan Pantoloan telah terbangun 70 persen dan pelabuhan Kendari 70 hingga 80 persen.

“Makassar New Port kami targetkan kuartal keempat 2018 bisa beroperasi,” katanya.

Alumni Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) itu juga menyatakan, bahwa Pelindo IV pada tahun 2017 membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 3 triliun, dengan laba Rp 1 triliun. Untuk tahun ini, ungkapnya, ada penambahan belanja modal hingga Rp 5,5 triliun dengan 60 persen untuk pekerjaan proyek tahun jamak. Dan 40 persen dari belanja modal itu akan selesai tahun 2018 ini. (pld4/**)