Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto melantik Dewan Pengurus Cabang (DPC) INSA Banjarmasin masa bakti 2018 – 2022, pada Senin (14/5) kemarin.

Pada kesempatan itu, Carmelita berpesan supaya kepengurusan DPC INSA Banjarmasin dibawah pimpinan Capt. Moch Nurdin dapat mengemban amanah yang diberikan oleh para anggotanya. “Kita harapkan kerjasama dengan Pusat (DPP INSA) dapat semakin terkoordinasi,” ujarnya.

Pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dan stakeholder lainnya.

Carmelita Hartoto juga mengatakan pelaku bisnis pelayaran mesti berperan aktif mengembangkan ekonomi nasional, khususnya pelayaran di Tanah Air. Dan itu butuh keterlibatan pengurus INSA di daerah untuk mengawal keberlangsungan dan perkembangan industri di setiap daerah.

“Banjarmasin sebagai daerah batubara harus bisa memetik peluang ini, dengan lebih banyak pelayaran eksport batubara,” ujar Meme.

Di tempat terpisah, Direktur Utama PT Ambang Barito Nusapersada (Ambapers) Syaiful Adhar, menuturkan sedang membidik bisnis pengelolaan alur sungai di Kabupaten Kapuas, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah; dan Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Tanah Bumbu, serta Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Ambapers saat ini dikenal sebagai pengelola alur Sungai Barito. “Insya Allah, tahun 2018 PT Ambapers akan melakukan kerjasama pekerjaan dengan beberapa daerah untuk mengeruk alur sungai. Tapi kami belum bisa menyebutkan nilai kontraknya berapa pembangunan tol sungai itu,” ujar Syaiful Adhar.

Di Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru, misalnya, Ambapers akan menggarap alur, kerjasama bisnis pelabuhan, dan pengembangan kawasan industri. Ia melihat Pulau Laut sangat prospektif.

Ketua DPC INSA Banjarmasin, Mochamad Nurdin menyatakan bahwa INSA Banjarmasin akan mengembangkan bisnis angkutan transportasi tol sungai untuk mendukung operasional kapal di Sungai Barito.

“Kami perlu dukungan semua, tol sungai diciptakan agar komuditas kebutuhan perekonomian di Banjarmasin dan Kalselteng, tidak terkendala, tidak perlu menunggu air pasang lagi,” kata Nurdin. (***)