Pengelola Pelabuhan Tanjung Batu, di Kabupaten Belitung, menyatakan sudah menemukan mitra strategis untuk diajak bekerjasama mengembangkan potensi yang dimiliki pelabuhan milik BUMD Belitung tersebut.

“Sudah ada calonnya, tapi belum bisa kami umumkan, yang jelas perusahaan nasional milik salah satu BUMN,” kata Iskandar Rosul, President Director Pelabuhan Tanjung Batu, kepada Ocean Week, Minggu lalu disela meeting perseroan dengan salah satu calon mitra tersebut.

Didesak siapa calon kuat mitra strategis itu, Iskandar masih enggan membocorkannya. “Nanti kalau sudah pasti, akan kami umumkan,” ucapnya diplomatis.

Iskandar hanya menceritakan, bahwa pelabuhan Tanjung Batu yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mulai menggeliat kegiatannya. Sementara kegiatan yang ada di Tanjung Batu, antara lain batu split, batubara, besi, semen untuk kepentingan proyek pembangunan di Kabupaten Belitung.

Pelabuhan Tanjung Batu sendiri dibangun menggunakan dana APBD Kabupaten, APBD Provinsi dan APBN.

“Sekarang ini, pengelolaannya sepenuhnya dilimpahkan kepada BUMD Tanjung Batu Port sebagai operatornya,” ungkap Iskandar yang mengaku baru tiga bulanan dipercaya sebagai pimpinan di Pelabuhan Tanjung Batu.

Iskandar juga menyatakan, saat ini pihaknya tengah fokus untuk menggarap sisi darat seperti pergudangan dan lapangan penumpukan. “Dan ini juga sudah ada calon investornya,” katanya.

Dia berharap rencana yang diprogramkannya tersebut dapat berjalan dengan baik, tanpa ada kendala.

Untuk diketahui, bahwa di wilayah Belitung, selain ada pelabuhan Tanjung Batu, juga ada pelabuhan Tanjung Pandan yang dikelola oleh PT Pelindo II Cabang Belitung. (***)