Tol laut rute Pesisir Selatan Cilacap-Banyuwangi-Celukan Bawang, Bali, pulang-pergi (PP), menggunakan KM Bintan Utama milik PT Luas Line diresmikan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan., membuka tol laut jalur pelayaran R-106 dengan menggunakan Kapal Motor (KM) Bintan Utama milik PT Luas Line.

Tahap pertama, jalur pelayaran R-106 itu melayani angkutan laut Cilacap-Bali (PP), nanti pada pengembangan tahap kedua akan dirintis rute pelayaran Cilacap-Pangandaran- Pelabuhan Ratu. Kemudian dari Pelabuhan Ratu-Pangandaran-Cilacap-Kulonprogo-Pacitan-Trenggalek-Banyuwangi-Celukan Bawang (PP).

Peresmian pelayanan perdana KM Bintan Utama pada jalur pelayaran perintis tol laut rute R-106 jalur selatan Jawa dilakukan Plt Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko di Dermaga Wijayapura PT Pelindo III Cabang Tanjung Intan Cilacap, Rabu (9/5) lalu.

Hadir pada acara tersebut, antara lain Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Chandra Irawan, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak, Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo, dan pejabat di jajaran Pemkab Cilacap, serta KSOP Cilacap dan Pelindo Tanjung Intan.

Pada kesempatan itu, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, beberapa tahun lalu pihaknya bersama para bupati di wilayah selatan Pulau Jawa mempunyai pemikiran untuk membuka jalur pelayaran perintis di wilayah Pesisir Selatan untuk memudahkan angkutan barang di jalur selatan Pulau Jawa.

“Kami menilai angkutan lewat laut lebih cepat, lebih murah, dan tidak merusak jalan. Pemikiran ini kemudian disampaikan ke Menteri Perhubungan. Alhamdulillah keinginan kami direalisasikan,” katanya.

Sementara itu, DIrektur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Hubla, Chandra Irawan mengatakan, jalur pelayaran R-106 sangat penting karena dirintis oleh para bupati di wilayah pesisir selatan Jawa.

Pembangunan sarana transportasi laut ini dalam rangka untuk memperlancar arus penumpang, barang, dan jasa ke seluruh penjuru tanah air, sehingga memperlancar roda perekonomian dan membantu distribusi logistik nasional. “Selain itu jalur pelayaran laut juga dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, mewujudkan wawasan Nusantara, dan meningkatkan ketahanan nasional,” unakgapnya.

Sedangkan Plt Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif para bupati di Pesisir Selatan untuk membuka jalur pelayaran perintis di selatan Pulau Jawa. Apalagi angkutan barang di wilayah Pesisir Selatan Jawa ini akan dikembangkan dan diperluas. Pada pengembangan tahap kedua akan diperluas dari Cilacap, Pangandaran sampai ke Pelabuhan Ratu. “Kami yakin ke depan angkutan laut tidak akan kalah ramai dengan angkutan darat,” katanya.

Untuk diketahui, KM Bintan Utama memiliki daya angkut 4.200 ton. Pada pelayaran perdana tersebut, KM Bintan Utama mengangkut 1.000 ton semen ke Banyuwangi. (sm/**)