President Direktor pelabuhan Tanjung Batu di Belitung Iskandar Rosul tengah fokus pada pengembangan untuk pengelolaan sisi darat, seperti gudang maupun stok file.

“Tahun 2018 ini, kami memang sedang fokus untuk pengembangan usaha disisi darat. Misalnya, usaha gudang dan stok file, karena itu menjadi kebutuhan yang cukup mendesak,” kata Iskandar Rosul, kepada Ocean Week disela-sela meeting dengan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), di Tangerang, Rabu (9/5).

Iskandar juga menyatakan, pelabuhan yang dikelola oleh BUMD Belitung ini dibangun dari tahun 2009, dan sudah mulai beroperasi sejak bulan Juli 2015.

“Waktu itu peresmiannya oleh Presiden Jokowi,” ujarnya.

Sekarang ini, kegiatan yang banyak masuk melalui pelabuhan Tanjung Batu, antara lain batu split dari Bojanegara untuk pembangunan proyek nasional dan daerah wilayah Belitung.

“Selain itu, ada juga aspal, semen dan besi. Ada pula pupuk, dan CPO, karena diwilayah Belitung sekarang banyak dikembangkan perkebunan sawit,” ungkap Iskandar.

Iskandar juga mengungkapkan bahwa untuk pemuatan CPO sudah menggunakan pipanisasi. (**)