PT Steadfast Marine, perusahaan yang bergerak di bidang galangan kapal nasional ini berencana melepaskan 35% sahamnya ke publik. Perusahaan galangan kapal nasional, akan mencatatkan saham perdananya di pasar modal (IPO) pada awal Juni 2018. Dari IPO tersebut, Perseroan menargetkan meraup dana segar Rp 40 miliar.

“Targetnya bisa meraih dana Rp 40 miliar. Seluruh dana dari aksi korporasi itu untuk modal kerja,” kata Eddy Kurniawan Logam, Komisaris Utama Steadfast Marine, Senin (9/4).

Perusahaan ini berniat mencatatkan diri di awal bulan Juni dengan menggunakan buku Desember. Sejak tahun 2005 yang lalu, perusahaan ini telah membuat sekitar 88 kapal.

Pada tahun 2018 ini, perusahaan berencana membuat sekitar 13 kapal. Manajemen Steadfast Marine mengatakan bahwa klien dari perusahaan ini berasal dari perusahaan-perusahaan swasta dan juga pemerintah.

Pelanggan Steadfast Marine paling besar adalah Departemen Perhubungan. Steadfast Marine juga berencana untuk meendekati beberapa pelanggan lain di tahun-tahun yang akan datang. Saat ini Steadfast Marine membuat kapal-kapal yang mendukung kegiatan logistik, patroli, dan juga jasa perminyakan.

Steadfast Marine memiliki aset hingga Rp 600 miliar. Perusahaan ini juga sudah mencatatkan laba Rp 10 miliar per akhir Desember lalu. “Jasa Utama Capital Sekuritas akan bertindak sebagai penjamin emisi aksi korporasi ini,” ungkap Edy Logam. (***)