Walikota Jakarta Utara Husein Moerad resmi membuka rapat pimpinan kota (Rapimkota) IV tahun 2018 Kadin kota Jakut, bertempat di kantor Walikota Jakut, Rabu (6/3).

Walikota menyambut baik dengan acara kadin ini. Apalagi dengan tema yang mengangkat UKM di era digitalisasi ini, sangatlah bagus.

“Pemkot Jakut sangat berterima kasih dengan sinergi yang dilakukan antar Kadin Jakut dan Pemkot Jakut. Mudah-mudahan ini terus bisa ditingkatkan, dan kedepannya semakin baik,” kata Husein.

Walikota juga mengharapkan, program Kadin Jakut kedepan yang baik dapat dihasilkan dari Rapimkota ini.

Rapimkota dengan tema pemantapan sinergi pemerintah kota Jakut dan kadin Jakut untuk optimalisasi kualitas produk UKM melalui teknologi informasi, dihadiri oleh Ketua Kadin Jakarta Edi Kuntadi, Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Arif Toha, dari Muspikota Jakut, kepala KPU Bea Cukai Priok Dwi Teguh, ketua APBMI  Jakarta Juswandi Kristanto, tokoh masyarakat Jakut Sabri Saiman, Dirut PT IKT Chiefy Adi K, INSA Jaya Banu Amza, serta para pengusaha di wilayah Jakarta Utara.

Sebelum pembukaan Rapimkota, terlebih dulu dilakukan sejumlah MoU, antara Kadin Jakut dengan PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT), dan PT BPJS Ketenagakerjaan, juga dengan perusahaan asuransi.

Ketua Kadin Jakarta Utara, Sungkono Ali menyatakan bahwa Rapimkota ini merupakan agenda rutin, membahas program kerja.

Sungkono bercerita kerjasama dengan IKT adalah dalam rangka memperkenalkan bongkar muat kendaraan.

“Kami berharap dengan kerjasama ini, bisa win-win solution,” katanya.

Sedangkan ketua Kadin Jakarta Edi Kuntadi mengatakan, bahwa pada forum ini, Kadin juga ingin menyerap aspirasi dari semua pihak untuk program kedepannya.

Edi juga mengungkapkan terimakasih kepada Walikota Jakut atas sinergi yang terbangun antara pihak Kadin dan pemerintah kota Jakut.

“Pelabuhan Priok sebagai pusat perekonomian yang berada di wilayah Jakut menjadi sangat penting keberadaannya di wilayah ini,” ungkapnya.

Sementara itu, kepala OP Tanjung Priok Arif Toha, pada kesempatan itu tidak banyak bercerita. Arif hanya menginformasikan mengenai diberlakukannya sistem online Inaportnet, dan DO Online di pelabuhan Tanjung Priok tersebut.

“Sistem ini adalah untuk memudahkan layanan ke pengguna jasa,” katanya.

Acara ini kemudian diakhiri dengan panel diskusi menghadirkan Nara sumber, Dirut PT IKT Chiefy Adi K, dan dari BPJS kesehatan. (***)