Setelah melakukan kunjungan kerja ke pelabuhan Batang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes juga berkeinginan memiliki pelabuhan sendiri untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Rencana membangun pelabuhan tersebut akan segera diwujudkan,” kata Bupari Brebes Idza Priyanti kepada pers usai kunjungan kerja ke pelabuhan Batang bersama sejumlah pejabat Pemkab Brebes, kemarin.

Idza mengungkapkan, bahwa pesisir pantai Brebes sangat luas dan strategis untuk pengembangan pelabuhan niaga maupun pelabuhan wisata. “Daerah pantai Brebes sangat panjang lebih kurang 34 kilometer membentang di lima kecamatan. Potensi ini sangat bagus untuk pengembangan pelabuhan wisata dan niaga,” ungkapnya.Menurut Bupati, Brebes pernah memiliki Pelabuhan Kajongan di wilayah Randusanga Wetan. Waktu itu, tuturnya, Pelabuhan Kajongan menjadi pelabuhan andalan bagi masyarakat Pantura (pantai utara).

“Kejayaan Kajongan sebagai pelabuhan andalan pantura, ingin kembali kami bangun,” ucap Idza berharap.

Bupati tidak menampik kalau saat ini Brebes sudah memiliki pelabuhan, berada di Kluwut Kecamatan Bulakamba. Namun pelabuhan itu merupakan pelabuhan kelas C, karena hanya sebagai pelabuhan pengumpan lokal.

“Karena itu pembangunan pelabuhan di Brebes perlu diwujudkan dengan belajar ke Batang,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes Syatibi menyatakan akan berupaya untuk mewujudkan keinginan bupati Idza memiliki pelabuhan niaga sendiri. “Pelabuhan Kluwut sebagai pelabuhan pengumpan akan ditambahi fasilitas lain,” kata Syatibi.Dia menyebut tim dari Dinas Perhubungan, investor dan Kementerian Perhubungan juga akan mengadakan survey terkait pembangunan pelabuhan di Brebes.

“Ada dua lokasi yang bakal disurvey untuk dijadikan bahan kajian yakni di Kecamatan Brebes dan Bulakamba yang tentunya dengan melihat penganggaran dari pemerintah pusat dan daerah,” jelasnya. (rt/**)