Sebanyak 3500 ton garam asal Madura Jawa Timur kembali masuk Belawan melalui kapal Sahabat Prima 8. Kapal sandar di dermaga Lama Belawan, pada Rabu (31/1), dan sekarang sedang melakukan bongkar.

Eri Marbun dari PBM Tiga Sinar Prima yang menangani bongkar garam tersebut, kepada Ocean Week menyatakan, dari jumlah  bongkar 3500 ton tersebut dapat dibongkar selama empat hari. “Tapi itu, jika tidak ada ganguan cuaca dan peralatannya,” ujarnya.

Eri mengungkapkan bahwa bongkar garam dilakukan menggunakan dua crane kapal, secara Truck Loosing. “Kami kerjakan 24 jam, yang penting tempat penimbunan di lini 2 siap dalam penerimaannya,” ucapnya.
Garam bag tersebut masih bahan baku. Setelah di proses di gudang penimbunan, baru dijadikan garam idustri, kebutuhan rumah tangga, serta pengasinan ikan di wilayah Kota Medan dan Sumatera Utara. (rat/ow)