Selama musim libur Natal 2017 dan jelang libur Tahun Baru 2018, sejumlah pelabuhan penyeberangan di Indonesia dipadati penumpang pejalan kaki, kendaraan pribadi maupun truk angkutan barang. Hanya terminal penumpang Nusantara Pura Pelabuhan Tanjung Priok yang kemungkinan tidak ada lonjakan penumpang.

Data posko terpadu angkutan Natal 2017 dan tahun baru 2018 Kementerian Perhubungan, dari 49 pelabuhan yang dipantau, tercatat 403.593 penumpang naik dan 375.356 penumpang turun hingga Minggu, 24 Desember 2017.

Posko juga mencatat, Batam menjadi pelabuhan terpadat dengan jumlah penumpang naik 57.058 orang dan penumpang turun 49.177 orang. Namun, secara keseluruhan, data menunjukkan tidak terjadi lonjakan penumpang pada libur akhir tahun kali ini, karena semua penumpang dapat diangkut.

Namun, berdasarkan data PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Merak, penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada libur Natal dan Tahun Baru mencapai 348.082 orang terdiri dari penumpang pejalan kaki 64.679 orang dan penumpang di atas kendaraan 283.403 orang.

Sedangkan, jumlah kendaraan roda 2 mencapai 11.988 unit, roda 4 sebanyak 35.852 unit dan bus 2.881 unit, kendaraan roda 4 lebih 7.566 unit dan truk 19.000 unit.

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Indonesia Ferry (Persero) menyatakan, mulai Selasa (26/12) sudah terjadi kenaikan trafik penumpang arus balik Natal.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Anton Murdianto menyatakan, total penumpang mencapai 46.778 orang, terdiri 9.987 pejalan kaki dan 36.791 penumpang dalam kendaraan.

“Sejak Hari Natal memang terjadi lonjakan sedikit penumpang pejalan kaki dibanding hari sebelumnya, yang hanya 7.000 orang,” katanya.

ASDP mencatat jumlah kendaraan yang telah menyeberang ke Jawa dari Sumatera mencapai 9.180 unit, yang terdiri atas 2.380 sepeda motor, 4.325 kendaraan kecil berpenumpang, dan 6.800 kendaraan roda empat atau lebih.

Jika dihitung mulai 18/12, hingga Rabu pagi kemarin, total ada 51.187 unit kendaraan atau naik 3,8 persen dibanding periode yang sama pad tahun lalu sebanyak 49.303 unit. Jumlah kendaraan roda dua yang menyeberang juga mengalami peningkatan 16,4 persen dari 5.766 unit pada tahun lalu menjadi 6.710 pada tahun ini.

Adapun rekapitulasi jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa sejak Senin lalu mencapai 261.734 penumpang, naik 0,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu, yang mencapai 260.543 orang.

Sementara di sejumlah pelabuhan juga ramai, misalnya di pelabuhan Ajibata menuju Samosir sangat padat karena kapal yang tersedia hanya dua unit. Menurut Charles Tambunan, Kepala Pos Dinas Perhubungan Pelabuhan Ajibata, kondisi kepadatan penumpang ini akan berlangsung hingga Tahun Baru 2018. “Tapi seminggu setelah itu kembali normal,” ujarnya.
Sedangkan di Pelabuhan Tanjung Kalian, kepadatan penumpang yang mayoritas menggunakan kendaraan pribadi dapat teratasi karena ada 10 kapal yang disiapkan. Bahkan kata GM PT ASDP Bangka Pelabuhan Tanjung Kalian, Wahyudi, arus balik dari Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok menuju Tanjung Api-Api dan sebaliknya sudah normal.
Suasana di pelabuhan Manado. (ist)

Suasana di pelabuhan Manado. (ist)

Untuk pelabuhan Manado, pasca Natal dan jelang Tahun Baru masih terlihat ramai. Sementara itu, pelabuhan Sei Duku Pekanbaru cukup padat penumpang, bahkan cenderung meningkat.
Begitu pula dengan situasi di pelabuhan Kenyamukan Sangatta Utara Kutai Timur cukup ramai. Sayangnya jalan menuju ke pelabuhan rusak. Namun, kata Kadishub Kutai Timur Ichsanuddin Syerpi, pihaknya akan secepatnya memperbaiki supaya penumpang dari dan ke pelabuhan ini menjadi nyaman.

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ketapang di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sudah mengantisipasi dengan menyiagakan 42 kapal untuk lonjakan penumpang pada libur Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

Humas PT ASDP Ketapang Sandhi Nugroho, mengatakan jumlah kapal yang beroperasi di Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk, Bali, atau sebaliknya sebenarnya sebanyak 45 kapal, namun tiga kapal melakukan perawatan atau docking kapal selama libur Natal.

Data mencatat jumlah penumpang dari 21/12 hingga 22/12 sebanyak 26.978 orang, kendaraan roda dua tercatat 2.350 sepeda motor, dan kendaraan roda empat atau lebih sebanyak 4.412 kendaraan.

Sementara itu di Tanjung Priok, kepadatan penumpang pada musim libur Natal dan jelang Tahun Baru tak terlihat. Pada Rabu kemarin, Ocean Week yang mendatangi terminal penumpang tidak melihat adanya tumpukan penumpang, meskipun ada dua kapal Pelni yakni Kelud dan Lawit yang akan mengangkut para penumpang ke tempat tujuan masing-masing.

Kata salah seorang petugas di terminal, di tahun ini justru penumpang cenderung menurun. Data mencatat hingga 22 Desember 2017, belum mencapai 6.000 orang (debarkasi-embarkasi), padahal tahun lalu tercatat 15-an ribu. (***)