Sekitar 80 – 85 gerakan kapal (ship moving) dipandu di pelabuhan Tanjung Priok setiap hari. Dari angka itu sekitar 40 – 50 unit kapal menggunakan layanan PT Jasa Armada Indonesia (JAI).

Karena itu, empat unit kapal dipastikan menambah kekuatan layanan PT Jasa Armada Indonesia (JAI) tahun 2016 ini. Direncanakan bulan November mendatang ke empat kapal sudah beroperasi di Priok dan pelabuan lainnya.

“Ke empat kapal pandu tersebut dibangun di galangan kapal Batam. Mudah-mudahan dengan tambahan kapal itu, layanan kami semakin membaik sebagaimana kebutuhan pengguna jasa,” kata Dawam Atmosudiro, Dirut PT JAI.

Menurut Dawam, PT.JAI wilayah Tanjung Priok dilengkapi 17 kapal tunda,8 kapal pandu dan 6 kapal kepil dengan 46 petugas pandu. “Kekuatan kami baik armada maupun SDM siap melayani tambahan pemanduan baik pada New Port Container Terminal (NPCT) Kalibaru nanti maupun pelabuhan di Marunda,” ujar dia.

Dia mengatakan selama ini di dermaga sepanjang 300 meter, Marunda sudah mulai disandari angkutan tongkang tanpa menggunakan jasa pemanduan. “Untuk keselamatan pelayaran keluar masuk tongkang di disana harus dipandu,” tuturnya kemarin. (ow)